Tetap Konsisten, Satgas Citarum Subsektor 21-04 Laksanakan Renaksi Harian

BANDUNG, faktabandungraya.com,--- Selama hampir dua tahun, Satgas Citarum Sektor 21 masih konsisten melaksanakan kegiatan pembenahan sesuai tupoksi dari jajaran TNI AD (Kodam III/Siliwangi) sebagai satgas yang bertugas mengembalikan ekosistem DAS Citarum dalam program percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum melalui Perpres No 15 Tahun 2018 sejak bulan Maret 2018 lalu.

Setiap hari secara rutin, sebagai bagian dari OMSP (Operasi Militer Selain Perang) tak mengenal libur, satgas sektor 21 dengan yang tersebar di 18 Subsektor melaksanakan upaya perbaikan dan pembenahan kelestarian ekosistem DAS Citarum, mulai dari karya bakti sungai, patroli sungai, dan sosialisasi door to door maupun terpusat, khususnya di daerah aliran anak dan cucu sungai Citarum yang mencakup 3 Kabupaten Kota (Cimahi, Kabupaten Bandung dan Sumedang).

Seperti hal nya yang dilakukan satgas sektor 21 Subsektor 04 Cidurian, Minggu (17/11/19), anggota satgas yang terdiri 12 personil TNI AD dibantu tim Gober (warga pelopor kebersihan), sejak pagi hari sekitar pukul 07.30 Wib, diawali dengan melaksanakan karya bakti di sungai.

"Hari ini, anggota satgas dan tim gober telah melaksanakan pembersihan di sungai Cidurian di sepanjang aliran sungai sekitar 100 meter dengan lebar sungai 3 meter," ujar Dansubsektor 21-04 Cidurian.

"Untuk hasil kegiatan karya bakti kali ini, sampah yang berhasil dikumpulkan dan diangkat dari aliran dan bantaran sungai sebanyak 90 kilogram," terangnya.

Seusai melaksanakan kegiatan di karya bakti, lanjut , anggota satgas melakukan patroli aliran sungai cidurian dan anak sungai cidurian. Sebelum satgas kembali ke posko, sekitar pukul 13:05 WIB, satgas subsektor 04 Cidurian melaksanakan Komsos (komunikasi dan sosialisasi) kepada warga yang berada di sekitar sungai Cipeso Dan sungai Ciasup (anak sungai Cidurian) di wilayah Desa Buah Batu, Kecamatan Bojongsoang.

"Menyampaikan dan menghimbau masyarakat di sekitar bantaran sungai agar menjaga kebersihan sungai, minimal tidak membuang sampah langsung ke sungai, kotoran manusia langsung ke sungai. Karena hal itu menjadi bagian yang menyebabkan sungai kotor dan tercemar, itu juga berbahaya bagi kesehatan masyarakat banyak," pungkasnya. (Cuy).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.