Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Jelang Musim Haji 2020, Komisi V DPRD Jabar Tinjau Kesiapan Sapras BIJB Kertajati

KERTAJATI, Faktabandungraya.com,--- Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agama RI telah menetapkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka sebagai salah satu bandara yang akan dipergunakan untuk keberangkatan dan kepulangan Jama’ah Haji 2020, khususnya Jama’ah Haji asal Jawa Barat.

Selama ini jama’ah Haji asal Jabar pada saat pemberangkatan dan kepulangan menggunakan Bandara Soekarno-Hatta/ Cingkareng Banten. Hal ini karena Bandara Husein Sastranagara di Bandung, tidak memungkinkan didarati dan menerbangkan pesawat dengan badan besar jenis Boeing 777.

Untuk itulah Pemprov Jabar dalam merancang Bandara BJB dipersiapan sebagai Bandara termegah di provinsi Jawa Barat menggantikan Bandara Husein Sastranegara di Bandung dengan landasan/ runway yang mampu didarati dan menerbangkan pesawat berbadan besar, seperti Boeing 777 yang dipergunakan untuk mengangkut jamaah haji.

Kini, bandara BIJB Kertajati sudah memiliki standart runway internasional dengan panjang lebih dari 3.000 meter, sehingga dapat didarati dan menerbangkan pesawat Boeing 777 untuk mengangkut jemaah haji asal Jabar pada musim Haji 2020.

Kalau dilihat dari fisik syarat kebendaraan sudah sesuai, namun, untuk mengetahui sejauh mana kesiapan sarana-prasarana dilingkungan BIJB Kertajati dalam menghadapi musim haji. Rombongan Komisi V DPRD Jabar dipimpin Wakil Ketua Komisi V Abdul Hadi Wijaya melakukan kunjungan kerja ke Bandara BIJB Kertjati.

Dibandara BIJB, rombongan Komisi V DPRD Jabar diterima oleh Direksi BIJB Kertjati dan juga pihak Angkasa Pura II.

“Alhamdulillah secara teknis mereka sudah siap dan sudah dilakukan uji teknis persoalan dasar di landasan untuk bisa didarati dan diterbangi pesawat (boeing) 777 yang paling besar itu, dan tidak ada masalah serta sarana-sarana teknis lainnya sudah siap,” kata Hadi, di BIJB Kertajati, Selasa (18/2-2020).

Dalam pertamuan tersebut, kita juga sampaikan, agar segera menambah Sarana-prasarana pndukungan lainnya, seperti ruang tunggu jamaah, ruang medis, dan restoran/ RM, termasuk menambah tempat ibadah ( shalat dan uduk). Karena, diperkirakan kolter pertama embarkasi Jabar akan berangkat pada tgl 26 Juni 2020, melalui BIJB Kertajati, ujarnya.

Hadi juga menambahkan, bahwa walaupun pemberangkatan/ kepulangan Jamaah Haji Jabar menggunakan / melalui BIJB Kertajati, namun, belum memiliki asrama haji. Jadi Jamaah Haji 2020 tahun ini tetap menggunakan asrama haji/ embarkasi Kota Bakasi.

Asrama haji saat ini masih dalam proses pembangunan atau baru bisa dipergunakan 2021, mendatang. Jadi ini ada masa peralihan yang sedikit atau banyak yang membuat tidak nyaman, dan itu jadi catatan buat kita, tandasnya. (sein/red).

Posting Komentar

0 Komentar