Disnakertrans Jabar Latih Warga Desa Citengah- Sumedang Bidang Peningkatkan SDM Pariwisata

M. Ade Afriandi
Kadisnakertrans Jabar
 SUMEDANG, Faktabandungraya.com,--- Dalam rangka pengentasan kemiskinan dan pengurangan angka pengangguraan, Pemprov Jabar melalui Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi siap hadir dan melatih masyarakat pedesaan dengan berbagai program pelatihan.

Menurut Kepala Disnakertrans Jabar M. Ade Afriandi, Pelatihan ke desa yang dilakukan Pemprov Jabar melalui Disnakertrans untuk memudahkan warga, sekaligus menjadi bukti bahwa Pemprov Jabar hadir ditengah masyarakatnya.

“ Dulu setiap warga akan mengikuti pelatihan harus datang ke BLK milik Jabar, namun, sejak tahun 2019 pola pelatihan peserta datang ke BLK kita ganti dengan BLK yang mendatangi desa. Dengan demikian tidak memberatkan peserta dan pemerintah desa ,” kata Kadisnakertrans Jabar M. Ade Afriandi saat menutup pelatihan peningkatan karya mandiri SDM Pariwisata Bidang Kuliner Angkatan I tahun 2020 di Kawasan Wisata Alam Nabawadatala, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Sabtu (29/2/2020).

Pelatihan diikuti 20 peserta yang semuanya warga Desa Citengah. Waktu kegiatannya, empat hari atau 32 jam (4 x 8 jam), dimulai sejak 26 sampai 29 Februari 2020, kemarin.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan, nanti saat destinasi wisata Citengah berkembang pesat, warga tidak menjadi tamu di daerahnya sendiri.

“Warga bisa berwirausaha, agar perekonomiannya meningkat,” ujar Ade.

Ade Afriandi berharap ke 20 peserta yang telah mengikuti pelatihan dan diberikan sertifikat peningkatan karya mandiri SDM Pariwisata Bidang Kuliner diharapkan agar terus meningkatkan kemampuan diri, dan kelompok terus belajar.

“Kepada peserta pelatihan, terus belajar. Jangan puas hanya dengan ilmu yang telah didapatkan selama empat hari ini. Tingkatkan terus kemampuan, jangan cepat puas,” pinta Ade.

Dalam kesempatan tersebut, Ade juga berharap agar pihak desa, kecamatan dan kabupaten ikut membantu warganya, terkhusus peserta pelatihan. Contoh, mudahnya saat ada kegiatan-kegiatan desa, usahakan jangan membeli makanan di Bandung, tetapi beli dan pesanlah langsung ke warga desa.
“Agar perputaran uangnya tidak lari ke tempat lain, sejahterakanlah masyarakat desanya sendiri,” pintanya.

Dijelaskan, warga Desa Citengah dilatih Disnakertrans Prov Jabar karena desanya punya potensi pariwisata yang baik, alamnya, adat istiadat dan seni budayanya. Potensi kepariwisataan Desa Citengah kedepan cukup besar. Maka, mulai sekarang warga Desa Citengah harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan SDM.

“Ya salah satunya melalui pelatihan Peningkatan Ketrampilan Kerja Mandiri Peningkatkan SDM Pariwisata yang dilakukan oleh Disnakertrans Jabar melalui BLK Mandiri, yang hari ini kegiatan pelatihannya kita tutup, ujar Ade.

Ade menambahkan, bahwa dirinya bersama rombongan dari Disnakertrans Jabar menggunakan motor menuju Desa Citengah ini. Kita tidak lewat jalan biasa, setelah masuk di kawasan Cadas Pangeran kita offroad menyisiri kawasan kareumbi. Kawasan itu bagus untuk offroad,” jelasnya.
Itu salah satu potensi lain dari desa ini, selain sebagai jalur aternatif jalan itu bisa juga dijadikan objek wisata offroad, outbound.

“ Kita tentunya berharap semoga Kawasan Wisata Alam Nabawadatala yang masih asri dan cukup indah ditambah adanya Kampung Karuhun, kedepan Desa Citengah akan menjadi salah satu objek wisata andalan Sumedang Selatan dan menjadi berkah bagi warga Desa Citengah, tandasnya. (husein).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.