H.Sugianto Nangolah, SH, MH Serahkan Bantuan APD Dari DPRD Jabar ke RSAU Salamun

H.Sugianto Nangolah, SH,MH
serahkan APD a.n DPRD Jabar ke RSAU Salamun
BANDUNG, Faktabandungaraya.com,--- Wakil Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, H. Sugianto Nangolah SH,MH menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi kalangan Tim Medis Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) Dr.Salamun. Bantuan yang diserahkan atas nama lembaga DPRD Jabar diserahkan langsung ke RSAU Salamun, di Ciumbuleuit Bandung, baru-baru ini.

Menurut H.Sugianto Nangolah, bantuan yang diberikan kepada RSAU Salamun sebagai wujud partisipasi langsung lembaga DPRD Jabar dalam upaya mendukung para tenaga medis (Dokter, Perawat, dan tenaga medis lainnya) dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19, khususnya di wilayah Jawa Barat.

RSAU Salamun merupakan salah satu dari puluhan Rumah Sakit yang telah ditetapkan pemerintah Provinsi Jabar sebagai rumah sakit rujukan penangan pandemi covid-19, untuk itu, kita berikan bantuan APD, kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Jabar ini kepada faktabandungraya.com saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Senin (20/4-2020).

Adapun terkait paket APD dari DPRD Jabar terdiri dari masker N95 atau ekuivalen, gaun khusus (hasmad), pelindung mata atau face shield, sarung tangan bedah karet steril dan sekali pakai, penutup kepala, dan apron termasuk juga sepatu boot.

Kebutuhan APD itu sangat berarti dan sangat penting bagi para tenaga medis yang berjuang di garda terdepan melawan virus Corona. Untuk itu, baik perawat dan juga para dokter harus dilindungi dengan peralatan kerja yg sesuai standar keselamatan.
H.Sugianto Nangolah, SH,MH
serahkan APD a.n DPRD Jabar ke RSAU Salamu

“Dalam bekerja menangani orang berstatus ODP, PDP maupun sudah dinyatakan positif Covid-19, mereka ( Tenaga Medis-red) butuh kenyamanan dan terhindar dari rasa takut akan terpapar Covid-19. Karena itu, jangan sampai kehabisan stock APD”, ujar politisi Partai Demokrat asal Dapil Jabar I (kota Bandung-kota Cimahi) ini.

Sugianto menambahkan, tren penambahan orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta terpapar positif covid-19 di Jabar masih terus bertambah. Untuk itu, Sugianto mengajak seluruh elemen masyarakat dapat secara bersama-sama bersatu untuk melakukan upaya memutus rantai penularan virus corona.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat, untuk mematuhi arahan/ himbau pemerintah terkait upaya pencegahan penularan dengan cara melaksananan pyshcal distancing, berdiam diri di rumah, dan menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan dengan sabun. #lawancovid-19.

Sementara itu, terkait penerapan PSBB Bandung Raya, yang akan dimulai pada Rabu (22 April sampai 5 Mei 2020), Sugianto sangat mendukung langkah yang diambil oleh Walikota Bandung, Walikota Cimahi, Bupati Bandung, Bupati Bandung Barat dan Bupati Sumedang) dan disetujui oleh Kemenkes RI dan telah ditetapkan oleh Gubernur Jabar.

Masalah covid-19 adalah masalah bersama, untuk itu, mari kita contoh keberhasilan beberapa negara dalam penanganan covid-19 dengan dukungan penuh masyarakat yang taat dan disiplin yang tinggi berdasarkan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Untuk itu, seiring akan diberlakukannya PSBB Bandung raya, dirinya mengajak seluruh masyarakat Jabar dan masyarakat Bandung Raya untuk sama-sama mentaati dan mengikuti himbauan yang telah digariskan dalam PSBB, dan tidak melakukan pelanggaran aturan. Pintanya. (adikarya parlemen/husein).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.