Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Ketua Harian Satgas Citarum Berharap Peran Aktif Perangkat Wilayah Jalankan PHBS

CILEUNYI, faktabandungraya.com,--- Ketua Harian Satgas Citarum Harum Mayjen TNI (Purn) Dedi Kusnadi Thamim menyampaikan kepada perangkat kewilayahan di tingkat Kecamatan, Desa hingga tingkat Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) untuk lebih proaktif dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada warga.

"Bapak dan ibu adalah ujung tombak pemerintah, segala sesuatu yang dilakukan sesuai dengan kewajiban kita," ujarnya di hadapan perangkat desa wilayah Kecamatan Cileunyi dalam kegiatan Edukasi PHBS yang digelar di Aula Desa Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung, Selasa (23/6/2020).

Dijelaskan Mayjen TNI (Purn) Dedi, jika hanya ada satu atau dua warga yang tidak menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat belum menjadi masalah, namun jika sebagian besar warga mengabaikan perilaku hidup bersih dan sehat, "akan muncul permasalahan, dalam segi kesehatan dan berpotensi menimbulkan bencana," ucap mantan Pangdam III/Siliwangi.

Karena, kata Dedi Thamim, lebih dari 60 persen permasalahan DAS Citarum akibat pencemaran sampah rumah tangga dan limbah domestik aktifitas masyarakat. 16 juta masyarakat yang tinggal di wilayah bantaran sungai atau DAS Citarum.

Sebagian besar warga di bantaran sungai, kata Dedi, masih banyak belum memiliki tempat pembuangan yang memenuhi syarat.

"Menunjukan perilaku masyarakat kita, masih ada di luar harapan sesuai kebersihan dan kesehatan," ucapnya.

Untuk itu, melalui FGD PHBS diharapkan peran aktif perangkat kewilayahan lebih ditingkatkan guna mendukung percepatan pengendalian dan pencemaran DAS Citarum.

Melalui penerapan pemilahan sampah, penyediaan tempat pengelolaan sampah skala lingkungan, pengolahan sampah skala kawasan (bantaran sungai Citarum) melalui TPST/TPS 3R, serta menyediakan lahan kosong yang bisa dimanfaatkan membangun Septictank Komunal (SPALDT).

"Ini menjadi pr buat kita semua, dari sekarang kita mulai menerapkan phbs, dari rumah masing-masing, lingkungan kerja. Memilah sampah, jangan buang bab ke sungai. Saya minta pak rw dan pak rt menjalankan dengan baik," harapnya.

Terkait Renaksi Satgas Citarum Tahun 2020, Mayjen TNI (Purn) Dedi Kusnadi Thamim menyebutkan bahwa anggarannya sebagian besar dialihkan menangani wabah pandemi Covid-19. Dari 100 persen anggaran menjadi 14 persen.

"Dengan 14 persen ini kita tetap akan menjalankan kegiatan penanganan citarum secara bertahap. Kita juga akan bekerjasama dengan (TNI) satgas sektor yang sudah bekerja sedemikian rupa dibantu oleh warga," tuturnya.

Walaupun anggaran dikurangi akibat pandemi Covid-19, "itikad satgas akan tetap menjalankan tugas ini dengan sebaik baiknya, tetap beraktifatas dalam penanganan, minimal dengan melakukan edukasi kepada masyarakat," pungkasnya. (Cuy)

Posting Komentar

0 Komentar