Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Pandemi Covid1-19, H.Sugianto Nangolah, SH,MH : Bapenda Jabar Sulit Capai Terget Pendapatan

H. Sugianto Nangolah, SH,MH
Wakil Ketua Komisi III DPRD Jabar
(foto : istimewah)
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Wakil Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat H. Sugianto Nangolah, SH,MH mengatakan, kasus pandemi Covid-19, telah mengguncang sektor perekonomian masyarakat Indonesia. Sehingga, tentunya berdampak pula terhadap pencapaian target yang telah dicanangkan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat pada tahun 2020 ini.

Harus kita akui bahwa hingga kini kasus pandemi covid-19 masih melanda Indonesia termasuk juga di Jawa Barat, dan roda perekonomian masyarakat kini mulai berangsur-angsur mulai jalan kembali. Walaupun dalam kondisi perjalanan yang cukup lambat.

Berbagai upaya pemerintah provinsi Jawa Barat untuk menggeliatkan kembali roda perekonomian masyarakat ditengah pandemi covid-19. Namun diperkirakan selama tahun 2020 ini, perekonomian akan berjalan lambat, sehingga berdampak terhadap target pendapatan daerah.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi III DPRD Jabar H.Sugianto Nangolah, SH,MH kepada faktabandungraya.com, saat ditemui diruang Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar, Jalan Diponegoro No 27 Bandung, Senin (22/6-2020).

Dikatakan, walaupun target pendapatan daerah sulit tercapai, namun Komisi III yang membidangi perekonomian terus mendorong pihak Bapenda untuk berinovasi, agar pendapatan daerah baik dari pajak kendaraan maupun pendapat diluar pajak, seperti dana perimbangan, dana bagi hasil daerah dapat lebih dimaksimalkan lagi.

“Penerimaan dana perimbangan harus dikonsultasikan dengan pemerintah pusat supaya ada perubahan yang signifikan”, tegas Politisi Partai Demokrat Jabar ini.

Sugianto menambahkan, masih ada upaya meningkatkan pendapatan, seperti maksimalkan dengan menggali potensi-potensi yang ada, seperti pendapatan dari Pajak Air Permukaan (PAP).

Sedangkan untuk pajak kendaraan bermotor, terutama bagi Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) tentunya harus diupayakan terus dilakukan sosialisasi, sehingga para pemilik kendaraan dapat membayar kewajibannya untuk membayar pajak kendaraannya.

Lebih lanjut, wakil rakyat dari daerah pemilihan Jabar 1(Kota Bandung-kota Cimahi) mengatakan, tidak tercapainya target pendapatan tentunya akan berdampak terhadap dalam poster tubuh APBD Jabar pada tahun 2021 mendatang.

Untuk itu, kita minta pemprov Jabar melalui Organiasi Perangkat Daerah (OPD), baik itu Bapenda, BUMD maupun OPD terkait untuk terus berinovasi dan berkolabori agar dapat memaksimalkan potensi pendapatan, demi kemajuan dan pembangunan provinsi Jabar ditahun-tahun mendatang, pintanya. (adikarya parlemen/ husein).

Posting Komentar

0 Komentar