Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Disdik Jateng Lebih Maju Dari Jabar Dalam Desentralisasi Anggaran Pendidikan

BANDUNG, Faktabandungraya.com,---Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pendidikan telah menerapkan desentraliasi dalam hal anggaran pendidikan, bahkan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidkan diberikan kewenangan/ delegasi penganggaran. Sehingga anggaran pendidikan tidak menumpuk di kantor dinas. Sedangkan di Jabar, anggaran masih di pegang kantor dinas.

“ Langkah maju dan positif yang telah diterapkan oleh Dinas Pendidikan Jateng ini, tentunya dapat dicontoh oleh Dinas Pendidikan Jabar”, ujar Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar H. Abdul Hadi Wijaya kepada wartawan terkait hasil study banding Komisi V ke Kota Tegal dan Brebes, Senin (10/8-2020).

Dikatakan, Komisi V DPRD Jabar didampingi jajaran Dinas Pendidikan Jabar pada tanggal 4 hingga 6 Agustus, lalu telah melakukan studi banding ke provinsi Jawa Tengah yaitu Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Tengah wilayah XI Kota Tegal dan Brebes.

Studi banding terkait menejemen penganggaran, kebijakan-kebijakan pembiayaan pendidikan dan persiapan untuk pembelajaran tatap muka yang akan dilakukan di Kota Tegal.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan kita diterima Samsudin, Kepala Cabang Pendidikan XI beserta jajarannya.

Hasil studi banding, ada beberapa hal/ keteladanan yang dapat diambil/ dicontoh dan diterapkan di Jabar , diantaranya mengenai sistem penganggaran, dimana KCD sudah bisa mendapatkan delegasi penganggaran, sehingga tidak bertumpuk di dinas pendidikan Jawa Tengah.

Hal ini terlihat dari besarnya anggaran yang dimiliki oleh KCD XI Jateng sampai dengan 35 M berbeda dengan KCD di Jawa Barat yang hanya menerima anggaran paling banyak sampai senilai Rp 2 miliar saja, hal ini karena masih tersentralnya di kepala dinas, ujar Abdul Hadi.

Hal demikian semakin menguatkan komisi V DPRD Jawa Barat untuk merekomendasikan adanya pendelegasian kewenangan dari kepala dinas kepada kepala cabang dinas, diantaranya mengenai anggaran dan kewenangan-kewenagangan terkait oprasional pendidikan.

Dikatakan, nantinya akan menerapkan sistem desentralisasi anggaran di Jawa Barat.

“Administrasi menejemen anggaran disini (Disdik Jawa Tengah. red) sudah lebih maju di banding di Jawa Barat yang dimana penganggaran di Jawa Tengah ini sudah terjadi desentralisasi anggaran itu bukan cuman di dinas provinsi tetapi di desentralisasikan sampai ke KCD” tandasnya. (sein).

Posting Komentar

0 Komentar