Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Tim Gakkum KLHK Lakukan Pengecekan Pabrik di Wilayah Sektor 21

CIMAHI, faktabandungraya.com,--- BPPHLHK (Balai Pengamanan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan) wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara lakukan pengecekan dokumen terkait perijinan lingkungan hidup di wilayah Sektor 21.

Selama tiga hari ini, sudah beberapa perusahaan di wilayah Sektor 21 Subsektor 13 Cimahi selatan yang dilakukan pengecekan, diantaranya PT. Nishinbo, PT. Tri Gunawan, PT. Indo Extrussion, dan PT. Laju Makmur.

Pelaksanaan pengecekan dokumen kelengkapan perijinan yang dilakukan BPPHLHK atau Tim Gakkum KLHK, juga didampingi oleh Satgas Citarum Sektor 21 dan petugas Dinas LH Propinsi dan Kota Cimahi. Hal terlihat saat pelaksanaan pengecekan di PT Laju Makmur, Cimahi, Jumat (4/9/2020).

Kedatangan Tim Gakkum KLHK dan Satgas Citarum Harum Sektor 21 Subsektor disambut dan diterima oleh Direktur PT Laju Makmur Sentosa Victor Wiratama, kehadiran tim Gakkum KLHK sebelumnya sudah melayangkan surat terlebih dahulu.

“Kami akan melakukan pengawasan terkait dengan surat yang kami tujukan kepada PT Laju Makmur Sentosa,” kata Pepi salah satu tim Gakkum KLHK.

Pepi menjelaskan, teknis di lapangan timnya akan melihat beberapa aspek di dalam perusahaan, “Teknis di lapangan di antaranya meninjau proses produksi, sarana dan prasarana, sumber pencemaran seperti IPAL, limbah B3, tempat penyimpanan B3, serta data-data lainnya untuk dilengkapi,” ujarnya.

“Data harus sesuai dengan rencana perusahaan itu sendiri, apa saja yang harus dipenuhi, apa saja yang tidak boleh dikeluarkan, karena ada syarat-syaratnya,” kata Pepi.

Seperti diketahui, Tim Gakkum KLHK saat ini sedang fokus melaksanakan pemeriksaan ke industri-industri di Jawa Barat sehubungan dengan program Citarum Harum, pemeriksaan terkait air, udara dan perizinan- perizinan.

Direktur PT Laju Makmur Sentosa Victor Wiratama saat ditemui Tim Gakkum KLHK terlihat kooperatif dan memberikan data- data perusahaan, dan data perizinan.

Namun Victor Wiratama sedikit memberi masukan dan keluhan kepada Tim Gakkum KLHK agar pabriknya ketika mengajukan perizinan-perizinan tidak dipersulit, dan pihaknya mengaku saat ini sangat membutuhkan banyak air untuk proses produksi. (Cuy/Brh)

Posting Komentar

0 Komentar