Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Dampak Pandemi Covid-19, Herry Darmawan : Banyak Industri Tekstil di Jabar Gulung Tikar

Pabrik tekstil kurangi karyawan menjelang tutup (foto istimewah)
BANDUNG, Faktabandungraya.com,---- Sejak merebaknya pandemi covid-19, industri tekstil  mengalami dampak yang luar biasa, entah sudah berapa puluh industri tekstil di Jawa Barat yang sudah tutup dan gulung tikar.

Menurut Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Ir.H.Herry Darmawan, dampak dari pandemi covid-19, cukup banyaknya industri tekstil yang tutup sementara atau bahkan gulung tikar samasekali.

Yang paling terdampak karena pandemi Covid 19 sebenarnya bukan dinasnya, karena dinas hanya bersifat pelayanan, namun yang paling terkena dampak adalah industri tekstil, sehingga banyak industri tekstil yang tidak beroperasi, khususnya di daerah kabupaten Bandung, Bandung Barat, Cirebon dan Bogor , Tasikmalaya.

Demikian dikatakan Herry Darwaman saat dihubungi faktabandungraya.com melalui telpon selulernya, Sabtu (24/10-2020).

Ada beberapa sebab tutupnya beberapa industri tekstil di Jabar, selama pandemi Covid-19 ini, diantara, tidak ada orderan;  sulitnya mencari bahan baku karena harus impor;  Setiap barang yang datang dari luar negeri harus masuk gudang dikarantina/ disterilkan dahulu, ditambah lagi adanya pembatasan jam operasional kerja/ produksi, jelasnya.

Dampak lain tutupnya industri tekstil tentunya nemabah angka pengangguran di jawa Barat. Untuk itu, pemerintah dan DPRD jabar  akan mendorong kembali membangkitkan dan menggerakan perekonomian daerah dan masyarakat.

Untuk menggerakkan kembali perekonomian dan meningkatkan daya beli masyarakat salah satunya dukungan dari Komisi II yaitu menyetujui untuk melanjutkan program bantuan sosail kepada masyarakat.

Selain Itu lanjut Herry ,  membangkitkan industri kecil juga bisa dilakukan melalui platform digital untuk membantu penjualan industri kecil disaat pandemi seperti ini."

Ia menambahkan, untuk membantu pertumbuhan ekonomi di jawa barat Komisi II akan mendorong peningkatan fasilitasi ekonomi digital ,sehingga hasil industrinya bisa dijual kepada masyarakat tampa melakukan kontak langsung dengan konsumen, tandasnya. (adiakraya/husein).

Posting Komentar

0 Komentar