Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Memo : Jabar Selatan Masih Tertinggal, Pemerataan Pembangunan Infrastruktur Harus Jadi Perhatian

Drs.H.Memo Hermawan (Ketua Frakri PDIP  DPRD jabar ) (foto :istimewah)
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Provinsi Jawa Barat sudah berdiri sejak 75 tahun silam dengan luas daratan 3.710.061,32 hektar dan jumlah penduduk sudah hampir 50 juta jiwa.  Namun, hingga kini Jabar hanya memiliki 27 Kabupaten/Kota. Sedangkan Jateng ada 35 kab/kota dan Jatim 38 Kab/kota.

Dengan melihat cukup luasnya wilayah provinsi Jawa Barat dan kepadapatan jumlah penduduk sudah seharusnya ada pemekaran wilayah kabupaten/kota.  Bahkan Gubernur Jabar dan DPRD Jabar sudah mewacanakan dan mendorong adanya pemekaran wilayah kabupaten/kota di Jabar menjadi 40 Kab/kota.

Ketua Fraksi DPDIP Jabar Drs.H.Memo Hermawan mengatakan, DPRD Jabar siap mendorong beberapa wilayah yang akan dimekarkan, bahkan saat ini yang tinggal menunggu pengesahan undang-undang DOB,  yaitu ada 3 DOB terdiri dari Kab.Garut Selatan;  Kab.Bogor Barat dan Kab.Sukabumi Utara.

Namun, beberapa waktu yang lalu, DPRD Jabar dan Pemprov Jabar menerima audensi dari Forum Koordinasi Desain Penataan Daerah (Forkodetada) Jabar menyebutkan jika ada 10 daerah yang masuk dalam daftar daerah persiapan otonomi baru (CDOB).

Adapun ke 10 calon DOB tersebut terdiri dari : 1. Kota Lembang; 2. Kabupaten Cikampek; 3. Kabupaten Bandung Timur; 4. Kabupaten Garut Utara; 5. Kabupaten Indramayu Barat; 6. Kabupaten Subang Utara; 7. Kabupaten Bekasi Utara; 8. Kabupaten Cianjur Selatan; 9. Kabupaten Cirebon Timur dan 10.Kota Cipanas

Ke 10 calon DOB tersebut, beberapa tahun ini mulai ramai dibicarakan ditingkat Kabupaten masing-masing. Bahkan sudah ada mulai melakukan langkah-langkah persiapan menuju pembahasan  lebih lanjut di tingkat Kabupaten an DPRD Kabupaten.

Kita di DPRD Jabar, akan merespon usulan calon DOB dan siap dibahas untuk ditindak lanjuti ditingkat Provinsi Jabar.  Namun, tentunya kita minta pihak pemerintah daerah dan DPRD yang wilayahnya akan dimekerkan hendak benar-benar mengkaji secara mendalam dengan mempertimbangkan berbagai aspek, kata Memo Herwaman, politisi senior PDIP Jabar ini.

Mulai dari potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, hingga pembangunan ekonominya. Hal ini penting, karena tujaun pemekaran wilayah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dapat meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik lagi, tandasnya. (adikarya/husein). 




Posting Komentar

0 Komentar