Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Jelang Ramadhan, DPRD Jabar Ingin Pemprov Jabar Kebut Vaksinasi Untuk Masyarakat

Wakil KEtua DPRD Jabar Dr.Hj. Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos, MM dari FPDIP (foto:humas)
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Wakil Ketua DPRD Jabar Hj.Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, DPRD Provinsi Jawa Barat sangat mendorong perceptan proses vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat dari virus covid-19. Untuk itu, DPRD Jabar meminta Pemprov Jabar mempersiapkan langkah-langkah strategis.

Langkah-langkah strategis itu, sangat penting bagi masyarakat yang sebentar lagi akan menghadapi bulan suci ramadhan dan hari raya idul fitri. 

"Kami berharap vaksinasi ke dua bisa dilaksanakan dengan segera, dan harus diantisipasi tentunya satu bulan kedepan karena kita menyambut ramadhan dan idul fitri” kata Ineu di Gedung Sate Bandung, usai mengikuti Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, Kamis (25/3/2021).

Pimpinan DPRD Jabar dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut menyatakan, saat ini masyarakat sangat antusias menunggu giliran proses vaksinasi.

"Saya melihat berbagai elemen masyarakat sangat bersemangat, untuk menanti giliran dalam proses vaksinasi" ujar Ineu.

Dirinya juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh seluruh tim Satgas  pemerintah provinsi, kabupaten dan kota yang sudah sangat luar biasa melakukan penanganan baik menekan penyebaran dan pemulihan ekonomi.

Wakil Ketua DPRD Jabar  rakor Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan PED Jabar di Gesat
 (foto:humas)

"Saya pantau keseluruhan sudah sangat luar biasa, dalam rangka penangan covid maupun pertumbuhan ekonomi nasional yang menjadi fokus kita bersama dalam penanganan covid di Jawa Barat" ungkapnya.

Ineu berharap, kebijakan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap 4 dapat mengimbangi capaian PPKM 1, 2, dan 3 yang dinilai telah  mampu mengantisipasi dengan baik sehingga dapat menekan lonjakan kasus di setiap daerah. (hms/sein).

 

Posting Komentar

0 Komentar