Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Reses II : Siti Muntamah Minta Pemprov Serius Perhatikan Kader Posyandu dan Ketahanan Keluarga

Hj.Siti Muntamah, S.AP (anggota DPRD Jabar dari Fraksi PKS) (foto:hms)
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Anggota Komisi V DPRD Jawa barat Hj. Siti Muntamah, S.AP dari Fraksi PKS melaksanakan kegiatan Reses II tahun sidang 2020-2021 di kota Bandung.

Usai memberikan paparan tentang maksud dan tujuan reses serta program kerja DPRD Jabar, H.Siti Muntamah dari Dapil Jabar 1 (Kota Bandung-Kota Cimahi) ini, menyerap aspirasi masyarakat.

Beberapa perwakilan warga menyampaikan beberapa aspirasi, diantara tentang peran dan dukungan pemerintah provinsi terhadap Kader Posyandu yang kurang diperhatikan;  lapangan pekerjaan; ketahanan keluarga; dan permasalahan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan perwakilan warga, Siti Muntamah mengatakan, apa yang disampaikan perwakilan warga memang harus disikapi oleh pemerintah provinsi Jabar memalui Dinas terkait.

Adapun terkait kurangnya perhatian dari pemerintah provinsi Jabar terhadap para kader posyandu, Siti Muntamah yang akrab disapa Umi ini mengatakan, saya pikir ini perlu kita sikapi secara serius, mengingat Posyandu adalah pelayanan terpadu dasar kesehatan untuk masyarakat menjaga generasi. Karena kita memiliki isu stunting yang sangat menguat saat ini mau tidak mau harus diperhatikan nanti kita akan suarakan itu.

“Dalam rapat Komisi V DPRD Jabar  dengan pihak Dinkes Jabar, persoalan kurang perhatian terhadap Kader Posyandu dan isu Stunting sudah kita sampaikan dan bahkan kita dorong anggaran, agar persoalan kedua isu  tersebut, dapat diatasi, ujar Umi Siti ini.

Adapun terkait, Ketenagakerjaan mau tidak mau harus diberikan anggaran serta perhatian yang lebih bagaimana menciptakan pekerjaan-pekerjaan bagi masyarakat Jawa Barat terutama yang ada di perkotaan seperti Bandung yang tidak punya hutan, laut, sawah mereka kerja apa"katanya.

Umi Siti Muntamah gelar reses II di kota Bandung (foto:hms). 
"Artinya ekonomi kreatif, kalau kita berbicara ekonomi kreatif pasti aksesnya permodalan, pelatihan, dan kemampuan manage itu semua"ujarnya.

Sedangkan terlait Ketahanan Keluarga, menurut Umi Siti yang juga Ketua Tim Penggerak PKK kota Bandung ini mengatakan, bahwa ketahanan keluarga merupakan cermin ketahanan nasional. Hal ini, karena keluarha merupakan pilar pertama dan utama dalam membangun bangsa dan merupakan unit terkecil yang menentukan bangsa. Oleh sebab itu peran keluarga sangat penting bagi Bangsa Indonesia.

Selanjutnya terkait aspirasi PJJ, Umi Siti berharap, semoga kondisi pandemi covid-19 di Kota Bandung khususnya dan Indonesia pada umumnya, semoga cepat berakhir. Sehingga, seluruh anak didik dapat kembali belajar secara tatap muka.

Umi Siti juga mengucapkan banyak terima kasih atas aspirasi yang disampaikan perwakilan warga dalam kegiatan Reses II nya.

Semua aspirasi sudah saya catat untuk selanjutnya aspirasi yang telah disampaikan akan didorong kepada stakeholder terkait di lingkungan Pemprov Jabar, tandasnya. (adv/sein).