Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Kejari Kota Bandung Panggil Tantan Sebagai SAKSI Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah Kadin Jabar

Mantan Ketua Umum KAdin Jabar Tatan Pria Sudjana
kembali dipanggil Kejari Kota Bandung terkait dugaan kasus penyalahgunaan
Dana Hibah dari Pemprov Jabar untuk KAdin Jabar sebesar Rp.1,7 Miliar
 tahun 20219 (foto:istimewa)
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung kembali melayangkan surat panggilan terhadap mantan Ketua Umum Kadin Jabar,  Ir. H. Tatan Pria Sudjana. Pemanggilan Tantan kali ini, untuk diminta keterangan sabagai saksi terkait dugaan penyalahgunaan Dana Hibah APBD Provinsi Jabar yang diterima Kadin Jabar tahun 2019 sebesar Rp.1,7 miliar.

Dalam surat pemanggilan,  pihak Kejari Kota Bandung, bukan memanggil Tatan Pria Sudjana tetapi ada juga nama pengurus lainnya yaitu Dr. Yus Hermansyah (Ketua Pengelola Dana Hibah), Ami Yusanti (Bendahara pengelola dana Hibah) dan Indriyani Suharli (Sekertaris Pengelola Dana Hibah).

Para pengurus dan mantan pengurus Kadin Jabar yang dipanggil Kejari  kota Bandung, berdasarkan Surat Panggilan Saksi bernomor: SP - 04/M. 2. 10.4/Fd.1/06/2021, ditujukan kepada para tersangka untuk hadir tepat waktu pada hari Jumat, tertanggal 25 Juni 2021, jam 09.oo WIB, bertempat di Kejaksaan Negeri Kota Bandung.

Surat tersebut sudah sesuai dengan Surat Perintah Penyidikan Nomor : PRINT- 3012 / M.2. 10 /Fd.1 / 06 / 2021/ 2021 tanggal  22 Juni 2021.

Dan ditandatangani langsung oleh A.N Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Taufik Effendi, SH., MH.

Dengan demikian mereka yang dimintai keterangan oleh Kejari, telah berubah status, dari pemeriksaan biasa menjadi saksi dalam kasus penyalahgunaan dana hibah.

Sementara itu, Forum Peduli Masyarakat yang melek Hukum Kota Bandung, menanggapi kinerja Kejari yang bergerak cepat dalam menangani tindak pidana penyalahgunaan dana bansos.

"Secara pribadi saya mengapresiasi kinerja Kejari yang telah melakukan gerak cepat penanganan kasus," katanya kepada awak media dan mewanti wanti jangan sebut identitasnya.

Dikatakannya, langkah tepat Kejari  harus didukung oleh semua lapisan masyarakat yang melek hukum.

"Kita acungkan jempol  kepada Kepala Kejari Kota Bandung yang sudah bekerja keras untuk sampai tahapan penyidikan," imbuhnya lagi.

Sebelumnya, seperti  yang telah diberitakan pihak Kejari mengeluarkan  surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan  Negeri Kota Bandung no print -944/0.2.10/Fd.1/03/2021.Tanggal 24 Maret 2021.

Terkait penyalahgunaan Bantuan Dana Hibah dari provinsi Jawa Barat APBD Tahun 2019 Senilai 1,7 Milliar, yang menyeret para tersangka di tubuh Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi Jabar.(*/red).

Posting Komentar

0 Komentar