Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Diskominfo Jabar-PWI Gelar UKW Gratis untuk 200 Wartawan, Perkuat Profesionalisme dan Kepercayaan Publik

Senin, 22 Juni 2026 | 15:12 WIB Last Updated 2026-06-22T08:12:06Z
Klik
Kadiskominfo Jabar Adi Komar 


BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,---– Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat bersama Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Barat kembali memperkuat kualitas ekosistem pers melalui penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 74, 75, dan 76. Sebanyak 200 wartawan ditargetkan mengikuti UKW yang digelar di Bandung dan Majalengka sepanjang Juni hingga Juli 2026.

Pelaksanaan UKW di Bandung akan berlangsung pada 24–25 Juni 2026 di GOR PWI Jawa Barat dengan kuota 100 peserta. Sementara itu, UKW di Majalengka dijadwalkan pada Juli 2026 dengan kuota yang sama. Seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini tanpa dipungut biaya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Adi Komar, menegaskan bahwa kolaborasi antara Diskominfo dan PWI merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas serta profesionalisme wartawan di Jawa Barat.

“Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kompetensi wartawan yang bertugas di Jawa Barat sehingga mampu menghadirkan informasi yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Senin (22/6/2026).

Menurut Adi, wartawan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik kepada masyarakat secara luas. Karena itu, peningkatan kompetensi melalui UKW menjadi kebutuhan penting di tengah tantangan arus informasi yang semakin cepat dan kompleks.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan UKW dengan sungguh-sungguh agar mampu meraih sertifikasi kompetensi dari Dewan Pers sebagai pengakuan atas profesionalitas dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Barat, Ahmad Syukri, menilai UKW merupakan program strategis yang tidak hanya mengukur kemampuan wartawan, tetapi juga menjaga kualitas produk jurnalistik dan memperkuat penerapan kode etik profesi.

Menurutnya, kompetensi wartawan menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap media. Melalui UKW, wartawan diharapkan mampu menghasilkan informasi yang valid, akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“UKW menjadi instrumen penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang kredibel sekaligus memperkuat kepercayaan narasumber terhadap kerja jurnalistik,” kata Syukri.

Selain menjadi tolok ukur profesionalisme, UKW juga berperan sebagai instrumen pengembangan karier di lingkungan perusahaan pers. Hasil UKW dapat menjadi pertimbangan dalam proses promosi jabatan hingga penentuan posisi strategis di ruang redaksi.

Lebih jauh, UKW turut memberikan perlindungan bagi wartawan karena membekali peserta dengan pemahaman mengenai aspek hukum pers, etika jurnalistik, serta tanggung jawab profesi saat menjalankan tugas peliputan.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi, penyelenggaraan UKW diharapkan mampu melahirkan wartawan yang kompeten, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan industri media, sekaligus memperkuat kualitas demokrasi dan keterbukaan informasi di Jawa Barat. (*/red).

×
Berita Terbaru Update