Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

DPRD Jabar Ingin Harga Satuan Rutilahu Menjadi Rp.25 Juta

Salah satu rumah Warga Bandung BArat sedang direnovasi melalui program Rutilahu dari Prov. Jabar
  ( foto:humas).
BANDUNGBARAT, Faktabandungraya.com,-- DPRD Jawa Barat melalui Komisi IV terus mendorong program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) untuk diteruskan dan ditambah anggaran per-unit rumah.  Hal ini mengingat masih cukup banyak kondisi rumah warga di Jabar tidak layak huni dan mereka sangat membutuhkan bantuan rumah tinggal yang layak.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar, H. Daddy Rohanady mengatakan, dalam tahun anggaran /APBD Jabar tahun 2021, program Rutilahu yang semula dianggarkan sebanyak 20.000 unit rumah. Namun dalam APBD Perubahan 2021 ditambah sebanyak 11.500 unit rumah sehingga menjadi 31.500 unit dengan anggaran per-unit rumah tetap sebesar Rp.17,5 juta.

"Sebenarnya pada tahun 2021 program ini ada tambahan, dimana regulernya itu 20.000 rumah, tetapi ada kekurangan sekitar 11.500 jadi tahun ini bertambah sekitar 31.500 dengan biaya satuan per unitnya itu masih diangka 17,5jt," kata Daddy disela kunjungan kerja Komisi IV DPRD Jabar saat meninjau program rutilahu di Kab.Bandung Barat.

Daddy mengatakan bahwa Komisi IV mempunyai keinginan meningkatkan harga satuannya menjadi 25jt termasuk di wilayah Kabupaten Bandung Barat agar masyarakat mendapatkan rumah yang lebih layak.

"Komisi IV sendiri mempunyai keinginan meningkatkan harga satuannya menjadi 25jt," katanya.

"Namun setelah mendapatkan informasi dari Dinas Perumahan dan Permukiman Jawa Barat bahwa pada saat ini bahwa pagu indikatif yang diterima hanya 9.400 unit dengan harga satuannya sekitar 20jt," ujarnya.

Lanjutnya ia mengatakan bahwa keputusan ini masih belum final karena masih ada pembahasan di KUA-PPAS dan APBD Tahun 2022.

Anggota Komisi IV DPRD jabar Daddy Rohanady meninjau rumah  warga di Kab.Bandung Barat
yang tidak layak huni yang akan direnovasi melalui rutilahu ( foto;humas)
.

"Memang betul keputusan ini masih belum final, masih ada proses - proses yang perlulu dilalui, namun pada intinya kami meminta adanya kenaikan harga satuannya dan juga jumlahnya minimal 20.000."ujarnya

“ Karena saat ini masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan guna mendapatkan tempat tinggal yang layak, untuk itu komidi IV tetap dorong program rutilahu tetap dilanjutkan dan anggaran per-unitnya ditambah dari Rp.17,5 juta menjadi Rp.25 juta”, tandasnya. (sein).