Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Susun Raperda BUMDes, Komisi I DPRD Jabar Kunjungi Provinsi Banten

Anggota Komisi I DPRD Jabar M Sidkon Djampi saat berdialog dengan
Pemprov dan DPRD Banten bahas Raperda BUMDes ( foto:humas) 
BANTEN, Faktabandungraya.com,-- Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat saat ini sedang membahas dan menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Untuk menggali masukan dan informasi dalam menyusun Raperda BUMDes, Komisi I melakukan kunjungan kerja/ study banding ke Provinsi Banten.

Menurut Anggota Komisi I DPRD jabar, M Sidkon Djampi, seluruh desa di Provinsi Jabar memiliki potensi desa, namun banyak yang belum tergali. Untuk itulah, dalam penyusunan Raperda BUMDes ini, kita perlu masukan dari berbagai pihak.

Jadi tujuan kita melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Banten karena sudah ada beberapa kab/kota di Banten memiliki Perda BUMDes, sedangkan Prov Banten sendiri juga sedang menyusun Raperda BUMDes yang sudah masuk tahap penyusunan.

“Raperda BUMDes yang kita tengah dibahas Komisi I DPRD Jabar bertujuan untuk peningkatan ekonomi desa dan masyarakat berdasarkan kebutuhan dan potensi desa”, kata Sidkon Djampi disela kunjungan kerja Komisi I DPRD Prov. Jabar ke DPRD Provinsi Banten, Kamis (14/10/2021).

Menurut Sidkon, Provinsi Banten mempunyai potensi untuk pengembangan BUMDes yang luar biasa, hasil pegunungan nya ada hasil pertanian yang lahannya luas serta ada hasil pantai di Provinsi tersebut.

Rombongan Komisi I DPRD Jabar rapat kerja dengan Pemprov dan DPRD Banten membahas
 Raperda BUMDes ( foto:humas). 

"Lebih jauh lagi ada hasil hasil kreatifitas masyarakatnya, hasil kerajinannya cukup  banyak, dan saya kira ini sebuah potensi yang harus di pelajari oleh Jabar," ujar Sidkon.

Dia menambahkan, Jabar memiliki pegunungan dan laut yang cukup luas serta pertanian, tidak jauh berbeda dengan dan kulturnya. Tetapi potensi di Banten sedang ada pembahasan yang sedang dikembangkan berkaitan dengan BUMDes tersebut.

"Kedepannya, Jabar harus belajar dan lebih baik lagi dalam membahas raperda BUMDes ini yang biasa dan kita bisa belajar dari situ," tandasnya. (dbs/sein).