Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Komisi I DPRD Jabar Apresiasi BUMDes Atas Pengelolaan Desa Wisata Wahana Alam Parung


Desa Wisata Wahana Alam PArung terletak di Desa Gurentang Kac. Ageung Kab Tasikmalaya (foto:humas)

Kab.TASIKMALAYA, Faktabandungraya.com,-- Komisi I DPRD Jawa Barat mengapresiasi BUMDes yang telah mampu membangun dan mengelola desa wisata Wahana Alam Parung yang berlokasi di Desa Guranteng, Kecamatan Pager Ageung, Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut anggota Komisi I DPRD Jabar, H.Mirza Agam Gumay, keberhasilan BUMDes dalam mengelola dan mengembangkan desa wisata Wahana Alam Parung yang berlokasi di Desa Guranteng, tentunya berkat sinergitas dan kontribusi dari pemilik modal lokal, aparatur Desa Guranteng serta warga di sekitar lokasi objek wisata Wahana Alam Parung.

“ Konsep dan pola pengelolaan Desa Wisata di Desa Guranteng oleh pihak BUMDes yang bersinergi dan terintegritas, sangat baik dan patut dicontoh oleh desa lain yang juga memiliki potensi alam”, kata Agam –sapaan—Mirza Agam Gumay saat ditelepon melalui telepon selulernya, Jum’at (12/11/2021).

Dikatakan, sewaktu Komisi I DPRD Jabar melakukan kunjungan kerja ke Desa Guranteng, untuk melihat langsung kondisi Wisata Wahana Alam Parung, di Kabupaten Tasikmalaya, kemarin, Kamis (11/11/2021).

Disana kita melihat, keindahan alam desa wisata yang dikelola BUMDes sungguh luar biasa dan memang layak untuk dikembangkan menjadi objek wisata. Hanya saja ada beberapa persoalan diantaranya infrastruktur jalan desa atau akses menuju lokasi desa wisata.

“Karena itulah pemerintah daerah perlu hadir untuk mencarikan solug dibawah pembinaan BUMDes juga telah memiliki berbagai produk unggulan yang menjadi komoditas perekonomian masyarakat sekitar yakni berupa olahan susu sapi, coklat dan gula merah perlu legalisasi dan sertifikat dari Badan Pengawasan Obat Dan Makanan (BPOM).

Namun, kedepannya, memang perlu dorongan dari pemerintah daerah khususnya DPMD kabupaten untuk membantu mewujudkan kesejahteraan pelaku usaha. Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung usai pandemi dinyatakan berakhir, ujar legislator Jabar dari Dapil Jabar 4 Kabupaten Cianjur ini.

Lebih lanjut Agam mengatakan, kawasan Desa Guranteng sebagai penghasil gula merah perlu dukungan dan kontribusi dari berbagai pihak agar menjadi bagian dari desa wisata serta bersinergi dengan pemangku kepentingan, sehingga antara satu sama lain mulai dari pemasaran desa wisata ini terkoneksi dengan desa lainnya untuk saling melengkapi dan mengisi destinasi wisata.

“Perlu koneksi dan komitmen yang jelas antaradesa agar tidak terjadi kecemburuan social, desa lainnya harus bersama-sama mendukung agar terwujudnya desa wisata yang berkuntribusi terhadap kesejahteraan masyarakatnya,” katanya.

Dikatakan, menurut Kepala Desa Guranteng, Endang Bahrum kepada  Komisi I menyebutkan, keberadaan BUMDes Wahana Alam Parung merupakan kontribusi dari pemilik modal dan masyarakat untuk kemajuan desa, dalam hal ini, pelaku usaha berkomitmen untuk bersama-sama memajukan desa melalui usaha yang dijalankan untuk kepentingan desa.

Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Jabar saat kunker ke desa Gurentang meninjau
 Desa Wisata Wahana Alam Parung ( foto:humas) 
Dengan kata lain, Desa Guranteng mendeklarasikan sebagai desa wisata yang terintegrasi dengan sistem dan pengelolaannya. Dia mencontohkan, di desa tersebut terdapat sistem aplikasi pendataan pengunjung yang diakumulasi dan terdata dengan desa, terlebih ditengah pandemic seperti sekarang ini sangat membantu dalam mengawasi pergerakan masyarakat berkaitan dengan protokol kesehatan.

“Bahwa Desa Guranteng bukan hanya  Wahana Alam Parung saja, tetapi ada 12 potensi desa wisata yang bisa dimaksimalkan,” ujar Agam mengulangi apa yang disampaikan kades.

Di singgung soal infratruktur jalan, Endang menyebut ada bagian desa ada bagian dari pemerintah Kabupaten. Jalan-jalan desa diberdayakan dari BUMDes yang ada. Sementara yang menjadi tanggung jawab dari pemerintah kabupaten akan dikomunikasikan lebih lanjut. Tetapi pada dasarnya, desa mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung dan turut berkontribusi untuk memajukan desa wisata.

“Kami bersyukur bahwa masyarakat menyadari adanya kontribusi bukan hanya berbentuk angka-angka saja, swadaya tenaga pikiran dan bentuk lainnya sudah dapat diterima untuk kemajuan desa,” katanya.

Terkait apa yang disampaikan Kades Gurentang tersebut, Komi dari Komisi I DPRD Jabar, akan terus mendorong dan membantu mencarikan solusi, terutama terkait dukungan infrastruktur desa, dan mengembangkan produk unggulan desa agar lebih dikenal dan diminatai para wisatawan, tandasnya (adikaraya/husein).