Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Tekan Kesenjangan Rural dan Urban di Jabar, Komisi I Dorong Program Desa Digital

Rombongan Komisi I DPRD Jabar saat melakukan kunker ke Desa Cigawir Kec. Selawi Kab Garut (foto:hms).

BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat terus mendorong program Desa Digital yang diluncurkan oleh Pemprov Jabar untuk secepatnya seluruh desa di Jabar menjadi Desa Digital.

Anggota Komisi I DPRD Jabar, H. Mirza Agam Gumay, SMHk, mengatakan dorongan yang diberikan DPRD Jabar semata untuk menekan kesenjangan rural dan urban dibidang teknologi. Sehingga warga yang tinggal di daerah rural belum dapat menikmati dan memanfaatkan teknologi digital. 

Hal ini tentunya tidak boleh dibiarkan, untuk itu DPRD Jabar akan mendorong pembangunan infrastruktur penunjang pemanfaatan teknologi digital (Internet), sehingga tidak lagi terjadi kesenjangan digital, antara masyarakat rural dan urban, kata Agam –sapaan—Mirza Agam Gumay saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (01/11/2021).

Dikatakan beberapa waktu lalu, Komisi I DPRD Jabar melakukan kunjungan kerja ke Desa Cigawir kecamatan Selawi Kabuapten Garut. 

Desa Cigawir merupakan salah satu desa di Jabar yang mendapatkan fasilitas pembangunan tower, yang di danai dari APBD Jabar. 

“Kita berharap dengan selesainya pembangunan tower digital di desa Cigawir tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di desa tersebut. Bahkan, potensi desa Cigawir yang belum tergali maupun yang sudah ada, akan dapat dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi digital”, ujar politisi Gerindra Jabar ini. 

Selain itu, melalui jaringan internet, tentunya dapat memperbaiki pola komunikasi antara aparatur desa dengan warga, dengan pihak kecamatan, kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat bahkan mendunia yang tentunya akan berdampak dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa Cigawir. 

Lebih lanjut, Legislator Jabar dari Dapil Jabar 4 ( Kabupaten Cianjur) ini mengatakan, Desa Cigawir memiliki potensi ekonomi, selain pertanian juga sebagai sentra pohon bambu.  Bahkan dapat dikatagorikan sebagai sentra wisata pengelolaan bambu.

“ Kini pihak Desa Cigawir tengah mengembang beberapa tempat untuk dijadikan objek wisata. Pembangunan tempat wisata itu tentunya akan semakin berkembang dan akan banyak dikatahui dan dikunjungi oleh calon wisatawan, baik lokal, regional maupun nasional, bahkan tidak menutup kemungkinan wisatawan mancanegara”, harapnya.   

Melalui desa digital, selain dapat mengembangkan potensi desa di bidang perekonomian dan pariwisata, tentunya yang paling penting yaitu dapat  membantu efisiensi dan akurasi pengambilan kebijakan berbasis data dan teknologi, serta merevolusi pemanfaatan teknologi dalam mempermudah pelayanan aparatur desa kepada masyarakatnya, tandasnya. (adikarya/husein).