Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Tingkatkan Kesejahteraan Warga, Komisi I Dorong Seluruh Desa di Jabar Bentuk BUMDes

Anggota Komisi I DPRD Jabar, H.Mirza Agam Gumay, SmHk dari Fraksi Gerindra  ( foto: istimewa).

BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- Keberadaan BUMdes cukup krusial di setiap desa. Mereka bisa memaksimalkan pengelolaan berbagai sektor bidang perekonomian sehingga bekontributif terhadap desa serta mengangkat kesejahteraan masyarakat.

Jumlah Desa di provinsi Jabar ada sebanyak 5319 desa, namun, saat ini ada sekitar seribuan BUMDes yang benar-benar sudah aktif dan terus berkembang. Sedangkan, tidak sedkit yang masih perlu dukungan, pembinaan dan dorongan agar tetap eksis dan berkembang.

Anggota Komisi I DPRD Jabar, H.Mirza Agam Gumay, SmHk mengatakan, keberadaan BUMDes sangat mendukung pertumbuhan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa.  Untuk itu, DPRD Jabar terus mendorong pembentukan dan perkembangan BUMDes se Jabar.

Khusus di Kabupaten Cianjur terdapat 354 desa yang tersebar di 32 kecamatan, namun dari jumlah desa yang ada di Cianjur (354 desa), sebagian besar belum membentuk badan usaha milik desa (BUMdes).

Kendati demikian patut diapresiasi, pasalnya dari jumlah 354 desa tersebut sebagian sudah bisa memaksimalkan pengelolaan BUMdes berbagai sektor sehingga berkontributif terhadap desa serta mengangkat kesejahteraan masyarakat.

BUMdes yang ada di Kabupaten Cianjur mayoritas bergerak pada jasa perdagangan, seperti melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB), pembayaran rekening listrik dan internet, penjualan elpiji, sembako, dan kebutuhan lain. Sisanya memanfaatkan potensi sumber daya daerah seperti pariwisata, perkebunan, maupun pertanian.

Hal ini dikatakan, Agam – sapaan—Mirza Agam Gumay saat dihubungi melalui telephon selulernya, Senin (01/11/2021).

Dikatakan, setiap desa memiliki potensi tersendiri, untuk itu, kalau potensi desa dimanfaatkan, dikelola dan dikembangkan dengan maksimal oleh BUMDes , saya yakin BUMdes di setiap desa bakal maju,”ujar politisi Gerindra Jabar dari daerah pemilihan Kab Cianjur ini.

Lebih lanjut Agam mengatakan, pada tahun 2020 jumlah BUMdes di Kabupaten Cianjur sebanyak 264 unit. Sedangkan 54 BUMdes sudah mandiri dan 150 masuk kategori masih berkembang serta 60 baru terbentuk dan masih dalam tahap pembinaan.

Berbagai upaya sudah dilakukan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/kota untuk mendorong desa kearah yang lebih maju melalui peran BUMDes. Karena ke depan, berbagai program pemerintah akan banyak melibatkan BUMDes.

Ia mencontohkan, BUMdes Mandiri salah satunya  seperti BUMDe di Desa Alam Endah yang sudah cukup luar biasa dalam pengelolaan keuangan yang mencapai Rp. 1.1 Miliar pertahun dan memberikan kontribusi PADes sebesar Rp. 100 jutaan.

Artinya hal tersebut merupakan signal positif bagaimana Pemerintah daerah atau Provinsi serta Pusat dapat memberikan perhatian yang lebih terhadap desa melalui BUMdes sehingga Desa yang ada di Jabar khususnya Cianjur dapat terus maju meningkatkan perekonomian desa.

Pihaknya berharap, pemerintah dapat mendorong pembangunan desa memberikan gambaran kepada desa-desa yang belum mempunyai badan usaha milik desa (BUMdes) dan memberikan masukan-masukan sehingga perekonomian di desa tersebut bisa tumbuh.

“Intinya, setiap desa harus jeli dalam mencari peluang usaha untuk kemudian dikelola melalui BUMdes, yang bermuara dapat meningkatkan perekonomian dan membuka peluang pekerjaan masyarakat desa,” tandasnya. (adikarya/husein).