Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Penguatan Usaha Sektor Ekonomi, Heri Ukasah : Pemerintah Harus Punya Program Konkrit

Minggu, 12 Desember 2021 | 18:19 WIB Last Updated 2021-12-12T11:19:26Z
Klik

WakilKetua Komisi II DPRD Jabar, Heri Ukasah Sulaeman, SPd,MSi, MHum dari Fraksi Gerindra ( foto:istimewa).

BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- Wakil Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat  H. Heri Ukasah Sulaeman, SPd, MSi, MHum  mengatakan dalam RPJMD Provinsi Jabar tahun 2018-2023, sektor ekonomi menjadi andalan provinsi Jawa Barat. Hal ini karena memang Jabar banyak memiliki potensi perekonomian yang dapat dikembangkan.

Bila kita melihat peta geografi, wilayah provinsi Jabar memiliki, daratan tinggi (Hutan, Bukit dan Gunung),  Dataran rendah ada Sawah dan Perkebunan,  bahkan ada Laut (keluatan dan Pantai). Semua kondisi ini dapat dikelola dan dikembangkan menjadi potensi besar dalam membangun sector perkonomian.

Dalam RPJMD Provinsi Jabar tahun 2018-2023 cukup jelas bahwa sector perekonomian menjadi salah satu andalan provinsi Jabar, untuk diharapkan akan tumbuh perekonomian yang berkualitas dan berdaya saing.

Untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi pasca covid-19, pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota di Jabar harus berinovasi dalam membuat program konkrit pertumbuhan perekonomian, kata Heri Ukasah saat dihubungi, Sabtu (12/12/2021).

Diakatkan, sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa sejak pandemi covid-19 melanda Indonesia, sector ekonomi yang paling terparah dihantam covid-19. Semua pelaku usaha ekonomi mengalami guncangan, bahwa cukup banyak pelaku usaha ekonomi terpaksa gulung tikar. Karena pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan larangan bagi pelaku usaha.

Kebijakan larangan yang dikeluarkan pemerintah semata-mata untuk mengantisipasi penyebaran covid-19, hal ini tentunya berdampak besar bagi pelaku usaha ekonomi, baik itu pelaku kepariwisataan, perikanan,  pertanian dan perkebunan, ujar legislator Jabar dari Fraksi Gerindra ini.

Heri Ukasah berharap, di tahun 2022 mendatang, sector perekomian Jabar dapat bangkit dan berkembang kembali seiring dengan semakin melandainya kasus Covid-19.

Sekarang pemerintah daerah sudah membuka kembali beberapa pusat perkomonian,  seperti mal, supermarket, bioskop,  restoran dan café sudah boleh makan ditempat, hotel sudah boleh mengadakan kegiatan, bahkan beberapa gedung/ balai pertemuan sudah diijinkan juga untuk diguanakan kegiatan.

Namun, walaupun pemerintah sudah memberikan kelonggaran untuk beraktifitas dengan kapasitas masih terbatas, tentunya semua pihak harus tetap mematuhi dan displin protocol kesehatan 3M.

Lebih lanjut Heri Ukasah dari Dapil Kab Sumedang-Kab Majalengka dan Kab Subang ini mengatakan, menghimbau pemerintah untuk dapat memberikan penguatan bagi para pelaku usaha ekonomi, baik berupa pinjaman dana untukmodal usaha, pelatihan SDM maupun memberikan bantuan berupa fasilitas.

Bantuan fasilitas dapat berupa peralatan, memberikan tempat usaha dengan , mempermudah perijinan usaha,  dan yang tidakkalah penting yaitu memfasilitasi dalam pemasaran produk yang dihasilkan, terutama produk dari pelaku usaha UMKM.

Jadi maksud saya, agar pemerintah memiliki program yang kontrit, ya seperti yang saya sebutkan diatas tersebut, ujarnya.

Sebelum mengakhiri wawancara, Heri Ukasah kembali mengingatkan kepada kita semua termasuk para pelaku usaha ekonomi, bahwa pandemi covid-19 belum berakhir, kita harus tetap patuhi prokes 3 M, jangan lengah”, humbaunya.  (adikarya/husein).   

×
Berita Terbaru Update