Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Rafael Situmorang Serap Aspirasi Warga Astana Anyar Bandung Soal Bansos

Kamis, 02 Desember 2021 | 21:44 WIB Last Updated 2021-12-11T15:03:13Z
Klik

Rafael Situmorang, SH , anggota DPRD Jabar dari Fraksi PDI Perjuangan ( foto:istimewa)

BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Rafael Situmorang, SH dari Fraksi PDI Perjuangan menggelar kegiatan Reses I Tahun Sidang di Jl. Terusan Pasir Koja No. 24-26 (Hotel New Moonlight) Kelurahan Cibadak Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung. Rabu, (01/12/2021).

Sebelum melakukan tanya-jawab dengan peserta reses dari warga Astana Anyar Kota Bandung, Rafeal Situmorang terlebih dahulu menyampaikan maksudan dan tujuan digelar kegiatan reses.  

“Kegiatan reses merupakan kewajiban seluruh anggota dewan untuk turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi, kemudian dibawa ke DPRD Jabar untuk dibahas bersama pihak ekesekutif untuk diperjuangankan agar  aspirasi yang diharapkan masyarakat dapat direalisasikan”, ujar Politisi muda PDIP Jabar ini. 

Dalam kesempatan tersebut, Rafael juga menyampaikan beberapa program pembangunan dan perekomonian kemasyarakatan termasuk pemerintahan yang telah disepakati oleh DPRD Jabar bersama Pemprov Jabar. 

Usai memeberikan paparan, Rafael Situmorang mempersilahkan perwakilan warga Astana Anyar Kota bandung untuk menyampaikan aspirasi atau keluhan. “ Silahkan bapak-ibu kalau ada aspirasi yang ingin disampaikan?, ujar Rafeal.

Ada beberapa aspirasi yang disampaikan oleh beberapa perwakilan warga Astana Anyar, tetapi yang paling menonjol, warga mempertanyakan soal Bantuan Sosial (Bansos) baik dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi Jabar. 

Disampaikan warga, bahwa masih cukup banyak warga Kelurahan Cibadak- Kecamatan Astana Anyar yang tidak mendapatkan bantuan social, baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kota Bandung. Padahal seharusnya, beberapa warga tersebut mendapatkan bansos. Hal ini, sudah beberapa disampaikan kepada  pengurus RT, RW, Kelurahan Cibadak, tapi hingga kini masih ada juga yang belum dapat Bansos. 

Selain itu, warga juga menyampaikan ada, beberapa warga yang sudah meninggal dan bahkan yang sudah pinda rumah juga masih mendapatkan Bansos, ujar perwakilan warga menyampaikan keluhannya kepada Rafael.

Menanggapi aspirasi perwakilan Kelurahan Cibadak-Astana Anyar tersebut, legislator Jabar dari Dapil Jabar 1 ( Kota Bandung-Kota Cimahi) ini mengatakan, apa yang disampaikan perwakilan warga Cibadak, terjadi juga di beberapa kewilayahn lainnya di Kota Bandung dan kota Cimahi. 

“ Ketidaksinkronan antara data penerima bantuan sosial dengan kondisi nyata di lapangan menjadi hal yang paling banyak dialami oleh masyarakat. Hal ini seharus sudah tidak terjadi lagi kalau pendataan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) benar-benar didata dengan baik, dengan melibatkan para pengurus RT dan RW. Sebagai pemerintahan paling bawah dimasyarakat”, ujar Rafael anggota Komisi I DPRD Jabar ini. 

Apalagi lagi tadi sampaikan bahwa  masih ada warga yang telah meninggal da nada juga yang sudah pindah rumah, namun masih tetap mendapatkan bantuan social.  Namun disisi alain, ada pula yang seharusnya dapat tetapi di lapangan tidak memperoleh sama sekali.

Untuk itu, Rafael meminta warga dan para pengurus RT /RW untuk melakukan pembaharuan data tentang kondisi warga.  Dan dirinya berjanji akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya. 

Persoalan data DTKS memang menjadi persoalan, untuk itu, masyarakat terus proaktif, apabila ada perubahan-perubahan data di lapangan supaya disampaikan kepada petugas terkait.

“Semakin banyak informasi yang disampaikan, diharapkan DTKS bisa semakin baik dan sesuai peruntukkannya,” tandasnya. (adikarya/husein). 


×
Berita Terbaru Update