Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Agam Gumay Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Bagi Warga Kecamatan Cibinong -Cianjur

Jumat, 21 Januari 2022 | 15:59 WIB Last Updated 2022-01-21T08:59:54Z

Anggota DPRD Jabar H.Mirza Agam Gumay, SmHk dari Fraksi Gerindra menggelar
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Foto:istimewa). 
CIANJUR, Faktabandungraya.com,---Anggota DPRD Provinsi Jawa H. Mirza Agam Gumay, Sm.Hk menggelar kegiatan Citra Bhakti/ Parlemen Dalam Sketsa Kebangsaan “Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan” di aula Kecamatan Cibinong Kabupaten Cianjur, Kamis (20/01/2022).

Agam --sapaan—Mirza Agam Gumay, menjelaskan maksud tujuan pelaksanaan kegiatan empat pilar kebangasaan ini yaitu untuk membangun semangat nilai-nilai kebangsaan, dan nilai-nilai konstitusi bagi masyarakat Kabupaten Cianjur khususnya kaum milenial.

Empat (4) Pilar Kebangsaan  sangat penting sebagai landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang terdiri dari landasan ideologi (Pancasila), konstitusi (UUD 1945), persatuan dan kesatuan (NKRI) , serta semangat keberagaman sebagai modal sosial membangun kekuatan bangsa Indonesia (Bhinneka Tunggal Ika).

Agam menambahkan, hal tersebut perlu disosialisasikan kepada masyarakat terutama di Kabupaten/kota, menimbang saat ini Indonesia sedang di era permasalahan global yaitu pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap kondisi sosial dan ekonomi ditengah masyarakat.

Dalam mengatasi dan menangani pendemi Covid-19 serta memutus mata rantainya, bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi menjadi tanggungjawab kita bersama. Untuk itu, kita harus bergotong royong,  bahu membahu, sesama anak bangsa dengan jiwa dan semangat nasionalisme dan penuh kepedulian terhadap lingkungan.

Anggota DPRD Jabar H.Mirza Agam Gumay, SmHk dari Fraksi Gerindra menggelar
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Foto:istimewa). 
Politisi Gerindra ini juga mengatakan, walaupun saat ini kasus pandemi Covid-19 sudah semakin landai, tetapi  kita harus tetap waspada, apalagi saat ini kasus covid-19 varian Omicron sudah masuk di Indonesia.

Saat ini, kasus Covid-19 Omicron di Jabar sudah ada puluhan orang yang terkena, bahkan sudah ada warga Cianjur yang baru pulang Timur Tengah dinyatakan positif covid-19 Omicron. Untuk itu, Agam mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk mematuhi, mentaati dan disiplin terhadap prokol kesehatan 3M, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak.

“Mari kita tetap disiplin prokes 3M”, ajak Agam kepada peserta sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

Lebih lanjut, wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar 4 (Kabuapten Cianjur) ini,  beberapa tahun belakangan ini, rasa nasionalisme dan kejiwaan masyarakat terhadap 4 pilar kebangsaan semakin berkurang . Memang banyak faktor yang menyebabkannya. Pergeseran nilai budaya, masuknya pengaruh luar yang cukup kuat. Bahkan, yang lebih memprihatinkan selain kondisi saat ini banyak yang tidak hafal poin-poin dari Pancasila. 

Yang cukup memprihatinkan kata, Agam yang juga anggota Komisi II DPRD Jabar ini, alih-alih untuk mengimplementasikan di lingkungan masyarakat, bahkan setidaknya mengetahui atau hafal secara lisan pun masih banyak yang belepotan. Inilah yang perlu ditanamkan dalam lingkungan sosial masyarakat.

Secara harfiah, sebelum mengimplementasikan, harus mengetahui terlebih dulu apa saja poinnya. Karena itu, sosialisasi 4 pilar perlu diperkenalkan sejak dini dilingkungan masyarakat. Terutama kalangan remaja dan pemuda yang rentan dalam berbangsa dan bernegara karena arus pengaruh negatif.

Mirza Agam Gumay foto bersama peserta sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (foto:istimewa).
"Maka dari itu, saya secara pribadi selalu mensosialisasikan kegiatan empat pilar ini di simpul-simpul pemerintahan melalui tokoh pemuda yang terpilih dan diharapkan bisa mensosialisasikan nilai-nilai tersebut kepada masyarakat," ujarnya.

Selain itu, sebagai wakil rakyat sudah menjadi kewajiban kami untuk turut serta dalam mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan ini  kepada  semua lapisan masyarakat, agar semangat nilai-nilai kebangsaan, dan nilai-nilai konstitusi tetap terjaga dan terwariskan  bagi masyarakat Kabupaten Cianjur khususnya, dan seluruh Indonesia pada umumnya, tandasnya. (adikarya /husein).

×
Berita Terbaru Update