Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Daddy : Dari Enam Seksi Tol Cisumdawu Baru Seksi Satu Sudah Dioperasionalkan

Rabu, 26 Januari 2022 | 20:51 WIB Last Updated 2022-02-02T12:00:33Z
Klik

Interchange Tol Cisumdawu Seksi Satu (Ruas Cileunyi - Pamulihan), (foto:istimewa) 

BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- Anggota Komisi IV DPRD H. Daddy Rohanady membenarkan bahwa sebagian Tol Cisumdawu sudah beroperasional, yaitu di Seksi Satu. Sedang untuk seksi lainnya masih tahap pembenahan dan pembangunan.


Daro—sapaan—Daddy Rohanady mengatakan, bahwa Jalan Tol Cisumdawu panjangnya mencapai 60,10 kilometer terdiri dari Enam Seksi, dan yang sudah beroperasional baru Seksi Satu Cileunyi-Rancakalong sepanjang 11,45 kilometer. Sedangkan untuk Seksi Dua dan Tiga walaupun sudah beres tetapi masih perlu pembenahan. 


Namun untuk Seksi Empat dan Lima masih dalam  proses pembangunan dan pembebasan lahan  dan semoga pembangunannya dapat rampung di akhir tahun ini (2022). Sedangkan Seksi Enam pembangunan fisiknya sudah hampir rampung.


Dengan telah dioperasionalkannya Seksi Satu Tol Cisumdawu , tentunya secara tidak langsung sudah dapat memangkas titik kemacetan di Jatinangor dan Tanjungsari, kata Legislator Jabar dari Fraksi Partai Gerindra ini.


Daro juga mengatakan,   Jalan tol Cisumdawu sebagai urat nadi bagi BJJB Kertajati, sudah sangat dinantikan bagi masyarakat Bandung Raya yang akan berpergian melalui Bandara BIJB Kertajati. Karena via Tol Cisumdawu dapat memangkas waktu tempuh hanya sekitar 1 jam saja.


Kalau nanti Tol Cisumdawu sudah rampung seluruhnya dan sudah beroperasional tentunya sangat efektivitas menunjang operasional Bandara BIJB Kertajati, Pelabuhan Patimban, serta pengembangan ekonomi kawasan Ciayu Majakuning dan Kawasan Rebana Jawa Barat, ujarnya.

anggota Komisi IV DPRD Jabar H. Daddy Rohanady dari Fraksi  Gerindra
 (foto:daro).
 

Sebagai informasi sebagaimana dikutip dari pu.go.id, pembangunan Jalan Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun.


Dari keenam seksi, Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan sepanjang 11,45 km dan Seksi 2 Pamulihan-Sumedang sepanjang 17,05 km dikerjakan oleh Pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut. Saat ini progres fisik Seksi 2 mencapai 97 persen.


Kemudian Seksi 3-6 dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT. Citra Karya Jabar Tol (CKJT). Untuk Seksi 3 dari Sumedang ke Cimalaka sepanjang 4,05 km konstruksinya telah rampung 100 persen.


Kemudian pembangunan Seksi 4 Cimalaka - Legok sepanjang 8,20 km konstruksinya sudah 18,9 persen, dan seksi 5 Legok - Ujung Jaya sepanjang 14,9 km progres konstruksinya sebesar 37,3 persen. Sedangkan Seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan progres konstruksinya sudah 86,5 persen. (adikarya/ husein).


×
Berita Terbaru Update