Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Minta Perhatian Gubernur Jabar, Jalan Provinsi di Cianjur Selatan Rusak Parah

Kamis, 17 Maret 2022 | 23:16 WIB Last Updated 2022-03-17T16:17:27Z
Klik

 

Warga Cianjur Selatan Tanam Pisang di tengah jalan Provinsi (foto:ist)

CIANJUR, Faktabandungraya.com,-- Anggota DPRD Jawa Barat H. Mirza Agam Gumay,  dari dapil Jabar IV  Kabupaten Cianjur membenarkan Jalan Provinsi  yang berada di wilayah Cianjur Selatan banyak dalam kondisi rusak parah.

Kondisi jalan Provinsi yang terletak antara Kecamatan  Cilaku  hingga kecamatan Sindangbarang- Cidaun  lebih kurang 100 KM  kondisi memang  sangat kurang layak. Bahkan beberapa waktu lalu masyarakat setempat dan Mahasiswa Cianjur sempat menanami pohon pisang ditengah jalan yang rusak.

Menurut Agam sapaan-- H. Mirza Agam Gumay, bahwa  penanam pohon dipisang ditengah jalan  Cilaku dan Sindangbarang  sebagai wujud protes  masyarakat dan mahasiswa terhadap kondisi jalan provinsi.

Masyarakat Cianjur sudah lelah dan bosan dengan kondisi jalan provinsi yang rusak parah. Padahal jalan yang melintasi 8 kecamatan tersebut merupakan akses vital dan utama pusat perkotaan Cianjur menuju ke wilayah selatan.

"Mulai dari yang mengirim hasil panen, akses menuju rumah sakit, pendidikan, hingga akses wisata semuanya melalui jalan provinsi. Jadi dengan kondisi jalan yang rusak, menghambat semuanya," katanya.

Politisi Partai Gerindra Jabar ini juga mengatakan,  beberapa hari lalu ketika dirinya melakukan kegiatan Reses II di wilayah Cianjur Selatan, warga Cianjur Selatan minta agar Gubernur Jabar Ridwan Kamil segera memperbaiki jalan Provinsi di wilayah Cianjur Selatan.

“ Pak mohon, sampaikan kepada pak Gubernur Ridwan Kamil,  tolonglah segera perbaiki jalan provinsi di Cianjur Selatan ini. Kerusakan jalan ini sudah lama kalau dibiarkan terus akan semakin parah dan dapat menyebabkan kecelakaan dan  jatuh korban”, ujar  Agam mengulangi ucapan permohonan warga Cianjur Selatan.

Inilah jalan provinsi di Cianjur Selatan (foto:ist)

Sebagai wakil rakyat dari Kab Cianjur, tentunya aspirasi dan keluhan  masyarakat Cianjur Selatan  tentunya cukup memprihatinkan.

Tingkat kerusakan jalan provinsi di Cianjur Selatan sangat menghambat roda perekonomian masyarakat. Mengingat sebagian masyarakat di daerah tersebut merupakan petani dan membutuhkan akses jalan yang baik guna mendistribusikan hasil pertaniannya.

"Akhirnya menghambat, terutama perekonomian yang tadinya mengirim sayuran bisa ditempuh dengan waktu 3 jam ke kota Cianjur, tapi dalam beberapa bulan terakhirnya jauh lebih lama tbisa menghabiskan waktu 5 jam-an”,  tandas  Agam yang juga anggota Komisi II DPRD Jabar ini. (AdiP/husein).

×
Berita Terbaru Update