Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dorong Pemulihan Ekonomi, Yana: Pemkot Bandung Berikan Stimulus Bagi DKP dan OKP Untuk Kegiatan Kepumudaan

Minggu, 24 April 2022 | 22:00 WIB Last Updated 2022-04-24T15:00:13Z
Klik
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dalam acara Ramadan Gathering Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) dan DPK se-Kota Bandung (foto:humas).
 

BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sekitar 70,52 persen penduduk Kota Bandung merupakan kelompok usia produktif (15-64 tahun). Dari angka ini terlihat  tingginya bonus demografi yang dimiliki Kota Bandung jika bisa mengoptimalkan potensi para pemudanya.


Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memberi stimulus dengan menganggarkan kebutuhan kegiatan positif untuk para Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK).

"Energi pemuda di Kota Bandung ini sangat luar biasa. Maka dari itu, kami akan memberikan stimulus anggaran untuk setiap DPK," ungkap Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dalam acara Ramadan Gathering Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) dan DPK se-Kota Bandung, Minggu 24 April 2022.

Yana berharap, dengan dukungan yang diberikan Pemkot Bandung, bisa mendongkrak peran para pemuda untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

"Melalui organisasi teman-teman pemuda ini, bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan potensi para pemuda di Kota Bandung," ujarnya.

Gayung bersambut, Ketua KNPI Kota Bandung, Edwin Khadafi mengatakan, dengan bantuan tersebut akan semakin membuka program kolaborasi dengan stakeholder lainnya.

"Selain anggaran kecamatan se-Kota Bandung yang telah disetujui Pemkot Bandung, keran informasi juga akan dibuka bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk berkolaborasi membangun Kota Bandung ke depannya," tutur Edwin.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana foto bersama dalam acara Ramadan Gathering OKP dan DKP se-Kota Bandung. (foto:humas).


Sebab baginya, untuk membuat catatan histori kemajuan Kota Bandung tidak bisa dilakukan sendirian. Perlu kolaborasi dengan berbagai unsur mulai dari eksekutif, legislatif, hingga kawan-kawan OKP dan DPK.

"Bangun Bandung itu harus 'keroyokan'. Bersama 122 OKP dan 30 DPK yang hadir di sini, kita bangun spirit konsolidasi. Apalagi Bandung merupakan kota dengan banyak sejarah kemajuan episentrum Indonesia," ucapnya.

"Maka hari ini, anak-anak muda Bandung ingin kembali menghadirkan catatan-catatan kemajuan baru yang menggembirakan bagi masyarakat Kota Bandung," imbuhnya. (din/red).

×
Berita Terbaru Update