Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

DSDABM Percepat Perbaikan Jalan, Wujudkan Wajah Baru Bandung yang Nyaman dan Estetis

Selasa, 14 April 2026 | 22:18 WIB Last Updated 2026-04-14T15:18:58Z
Klik

Pekerja DSDABM sedang melakukan perbaikan jalan di Kota Bandung



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) terus mengakselerasi perbaikan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya mewujudkan wajah kota yang lebih nyaman dan estetis.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DSDABM Kota Bandung, Dini Dianawati, S.T., dalam talkshow di Radio Sonata, Selasa (14/4/2026). Ia menjelaskan, pengelolaan jalan di Kota Bandung terbagi dalam tiga kewenangan, yakni jalan nasional, provinsi, dan kota.

Meski demikian, koordinasi lintas instansi tetap dilakukan secara aktif, terutama dalam kondisi darurat yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Kalau memang kondisinya berdampak fatal, kami tetap bantu penanganannya. Karena bagi masyarakat, semua jalan di Bandung itu satu kesatuan layanan,” ujarnya.

Dini menegaskan, Pemkot Bandung mengedepankan pendekatan responsif dengan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama, sesuai arahan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Dalam hal kualitas pekerjaan, DSDABM memastikan setiap proyek infrastruktur diawasi secara ketat. Pengawasan dilakukan melalui konsultan pengawas yang bekerja berdasarkan kontrak resmi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta evaluasi lanjutan oleh inspektorat hingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Setiap pekerjaan ada pengawasnya dan tetap diperiksa setelah selesai. Jadi tidak ada yang dibiarkan tanpa evaluasi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, sanksi akan diberikan kepada pelaksana proyek apabila ditemukan pelanggaran atau hasil pekerjaan yang tidak sesuai standar.

Lebih lanjut, Dini mengungkapkan bahwa usia rata-rata jalan beraspal jenis hotmix di Kota Bandung berkisar lima tahun. Namun, faktor eksternal seperti sistem drainase yang kurang optimal dan curah hujan tinggi kerap mempercepat kerusakan jalan.

“Kalau jalan cepat rusak, biasanya bukan hanya karena usia, tapi juga karena drainase yang belum optimal. Air yang menggenang bisa merusak struktur jalan dari bawah,” ujarnya.

Untuk itu, penanganan tidak hanya difokuskan pada perbaikan permukaan jalan, tetapi juga mencakup pembenahan sistem drainase secara menyeluruh agar hasilnya lebih tahan lama.

Berdasarkan data DSDABM, tingkat kemantapan jalan di Kota Bandung saat ini telah mencapai lebih dari 90 persen, yang menunjukkan mayoritas jalan dalam kondisi layak. Meski demikian, pemeliharaan rutin tetap diperlukan.

Dalam kesempatan tersebut, Dini juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah, termasuk tidak merusak atau mengambil fasilitas seperti lampu jalan dan ornamen kota.

Pekerja DSDABM sedang melakukan perbaikan jalan di Kota Bandung



“Program beautifikasi ini dari kita untuk kita. Mari kita jaga bersama, karena yang menikmati hasilnya adalah seluruh warga,” katanya.

DSDABM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya berfungsi optimal, tetapi juga mendukung estetika kota sejalan dengan visi “Bandung Utama”.

“Perubahan memang tidak instan, tapi langkah nyata terus kami lakukan. Harapannya Bandung bisa semakin nyaman, indah, dan membanggakan,” tuturnya.

Sebagai bentuk keterbukaan, masyarakat juga dapat menyampaikan laporan atau aduan melalui kanal resmi DSDABM maupun media sosial yang tersedia.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, wajah baru Kota Bandung yang lebih tertata dan “geulis” diharapkan dapat segera terwujud secara menyeluruh.(son/red).

×
Berita Terbaru Update