![]() |
| Menaker RI Yassierli : Pentingnya Kesiapan SDM dalam menghadapi perkembangan Teknologi AI |
Menurut Yassierli, tantangan
ketenagakerjaan saat ini tidak lagi hanya berkutat pada perlindungan hak-hak normatif
pekerja, tetapi juga mencakup peningkatan kompetensi agar tenaga kerja tetap
relevan dan kompetitif. “Kuncinya bukan hanya pada teknologinya, tetapi
bagaimana kita membekali SDM agar siap. Pekerja harus mampu beradaptasi dan
terus berkembang,” ujarnya dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama
(PKB) ke-VIII periode 2026–2028.
Acara tersebut melibatkan PT Pupuk
Kalimantan Timur dan serikat pekerjanya, yang diharapkan dapat menjadi momentum
untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di
tengah perubahan industri.
Lebih lanjut, Yassierli menyoroti
peran strategis serikat pekerja yang tidak hanya berfungsi sebagai pelindung
saat terjadi perselisihan hubungan industrial, tetapi juga sebagai mitra dalam
mempersiapkan pekerja menghadapi era digital. Ia mendorong agar serikat pekerja
aktif dalam program peningkatan keterampilan, termasuk literasi teknologi dan
AI.
![]() |
| Menaker Yassierli bersama Direksi PT.Pupuk Kaltim usai penandatangan PKB |
Sementara itu, Direktur Utama PT Pupuk Kalimantan Timur, Gusrizal, menyampaikan bahwa PKB terbaru ini diharapkan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.
“Pengesahan PKB ini menjadi
landasan penting dalam menciptakan hubungan kerja yang kondusif, sekaligus
mendukung keberlanjutan perusahaan dan peningkatan kesejahteraan pekerja,” kata
Gusrizal.
Dengan semakin cepatnya
transformasi teknologi, pemerintah dan dunia usaha diharapkan dapat bersinergi
dalam menyiapkan tenaga kerja yang adaptif, sehingga Indonesia tidak tertinggal
dalam persaingan global berbasis inovasi. (*/red).

