Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemanfaatan AI Masih Tertinggal, Menaker Yassierli Tekankan Kesiapan SDM Hadapi Disrupsi Teknologi

Rabu, 15 April 2026 | 06:56 WIB Last Updated 2026-04-14T23:56:11Z
Klik

Menaker RI Yassierli : Pentingnya Kesiapan SDM dalam menghadapi perkembangan Teknologi AI


 
JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), yang kian mengubah lanskap dunia kerja. Ia mengingatkan bahwa tingkat adopsi AI di Indonesia masih berada di bawah rata-rata global, sehingga diperlukan langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan tersebut.


Menurut Yassierli, tantangan ketenagakerjaan saat ini tidak lagi hanya berkutat pada perlindungan hak-hak normatif pekerja, tetapi juga mencakup peningkatan kompetensi agar tenaga kerja tetap relevan dan kompetitif. “Kuncinya bukan hanya pada teknologinya, tetapi bagaimana kita membekali SDM agar siap. Pekerja harus mampu beradaptasi dan terus berkembang,” ujarnya dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ke-VIII periode 2026–2028.

Acara tersebut melibatkan PT Pupuk Kalimantan Timur dan serikat pekerjanya, yang diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di tengah perubahan industri.

Lebih lanjut, Yassierli menyoroti peran strategis serikat pekerja yang tidak hanya berfungsi sebagai pelindung saat terjadi perselisihan hubungan industrial, tetapi juga sebagai mitra dalam mempersiapkan pekerja menghadapi era digital. Ia mendorong agar serikat pekerja aktif dalam program peningkatan keterampilan, termasuk literasi teknologi dan AI.

Menaker Yassierli bersama Direksi PT.Pupuk Kaltim usai penandatangan PKB

 

Sementara itu, Direktur Utama PT Pupuk Kalimantan Timur, Gusrizal, menyampaikan bahwa PKB terbaru ini diharapkan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.

“Pengesahan PKB ini menjadi landasan penting dalam menciptakan hubungan kerja yang kondusif, sekaligus mendukung keberlanjutan perusahaan dan peningkatan kesejahteraan pekerja,” kata Gusrizal.

Dengan semakin cepatnya transformasi teknologi, pemerintah dan dunia usaha diharapkan dapat bersinergi dalam menyiapkan tenaga kerja yang adaptif, sehingga Indonesia tidak tertinggal dalam persaingan global berbasis inovasi. (*/red).



×
Berita Terbaru Update