Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Agam : Industri Ekonomi Kreatif Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Senin, 23 Mei 2022 | 21:48 WIB Last Updated 2022-05-23T14:51:21Z
Klik
Anggota Komisi II DPRD Jabar H.Mirza Agam Gumay (foto:ist) 

BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- Selama pandemic covid-19 melanda dunia termasuk  Indonesia, sector perekonomian mengalami guncangan yang luar biasa. Untuk itu, seiring dengan semakin menurunnya kasus Covid-19, pemerintah terus berupaya membangkitkan pertumbuhan perekonomian nasional.


Dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN), berbagai program diluncurkan pemerintah, terutama untuk sector industry ekonomi kreatif. Para pelaku ekonomi kreatif mendapat bimbingan, pelitihan SDM, bantuan/ pinjaman keuangan dari pemerintah melalui perbankan. Serta turut mensosialisasikan  dan memasarkan hasil produksi ekonomi kreatif melalui digitalisasi.

Anggota Komisi II DPRD Jabar, H.Mirza Agam Gumay dari Fraksi Partai Gerindra mengatakan, melalui program PEN merupakan upaya pemerintah dalam percepatan pemulihan ekoomi masyarakat.

Nantinya, bila pandemic telah berakhir, diharapkan para pelaku ekonomi kreatif, khusunya di Jabar sudah memeiliki kemampuan untuk menguasai pemasaran secara digital(daring), sehingga menjadi nilai tambah bagi pelaku  ekoomi kreatif .

Agam—sapaan—Mirza Agam Gumay menambahkan, Ekonomi kreatif merupakan rangkaian kegiatan perekonomian yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu, untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.

Proses produksi ekonomi kreatif tersebut menggabungkan pengetahuan, intelektual, dan kreativitas untuk memproduksi barang dan jasa dengan konten kreatif dan memberikan nilai tambah.

“Pengembangan industri ekonomi kreatif memiliki pengaruh yang dinamis terhadap peningkatan ekonomi masyarakat” ujar anggota legislative Jabar dari Dapil Jabar 4 (kab.Cianjur) ini.

Dalam industry kreatif  yang menjadi napas keberlangsungannya adalah inovasi. Jika inovasi dan kreativitas dapat berjalan beriringan, maka pemulihan ekonomi; khususnya ekonomi kreatif, akan semakin mudah diwujudkan.

Lebih lanjut Agam mengatakan, hampir semua negara-negara maju mencoba untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, agar memberikan nilai tambah yang lebih terhadap perekonomian. Pergeseran orientasi ekonomi sekarang, telah memasuki gelombang orbit kreatif.

Pergerakan orbit ekonomi itu telah dengan jelas memberi sinyal penting tentang arah perubahan dan tuntutan mutu akan praktik-praktik terbaik pembangunan ekonomi, bisnis, dan pendidikan, sebuah tantangan kehidupan yang kini telah mendesak jawabannya.

Perkembangan secara global pun terjadi perubahan gelombang peradaban. Dan kehidupan ekonomi umat manusia telah bergeser secara berantai, dari gelombang pertama yang orbitnya pada ekonomi pertanian, menuju gelombang yang orbitnya pada ekonomi kreatif.

“Kondisi ini juga yang telah mendorong Provinsi Jawa Barat, untuk masuk ke dalam gelombang ekonomi dengan fokus kepada ekonomi kreatif. Jawa Barat memang cukup potensial dalam pengembangan ekonomi kreatif,” tandas Agam. (adip/husein).

 

 

 

×
Berita Terbaru Update