Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kecolongan !!!, Karyawan Bank BJB Bobol Brankas, Uang Rp 20 M Lebih Melayang

Kamis, 09 Februari 2023 | 15:17 WIB Last Updated 2023-02-09T08:17:52Z
Klik

Kantor bank bjb (foto:ist).



BANDUNG, Faktabandungraya.com,--Luarrr biasa , oknum karyawan Bank bjb berinisial AS menikmati uang hasil mencolong dari kantor Cabang Pangandaran Kab Pangandaran sebesar  20,6 miliar lebih.


Perbuatan oknum karyawan  bank bjb tersebut, dilakukan selama dua tahun lebih.  Dalam melakukan aksinya AS membobol uang  nasabah secara bertahap sejak sekitar bulan Maret 2020 sampai dengan Oktober 2022, hingga totalnya mencapai Rp.20.671.000.000,- (dua puluh milyar enam ratus tujuh puluh satu juta rupiah).

Perbuatan AS tersebut, terjadi di bank bjb Kantor Cabang Pangandaran di Jl. Merdeka Barat No. 396 Karangsari Padaherang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Hal ini tentu saja tetunya saja membuat heboh dan keresahan para nasabah bank bjb.

Terkait kasus pembobolan uang bank bjb yang terjadi di KC Pangandaran tersebut, dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si.

“Saat ini tersangka AS sudah ditahan di Mapolda Jabar,” jelas Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si., saat ditemui di Mapolda Jabar, Rabu (8/2/2023).

Dikatakan Kabid Humas, terkuaknya kasus pembobolan tersebut berawal dari adanya laporan Riyan Fardian karyawan bank bjb Kantor Cabang Utama, untuk kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan penyidikan.

“Kasus tersebut ditangani oleh Dirkrimum, setelah dilakukan penyidikan tersangka berinisial AS kami amankan, dengan tuduhan melakukan penggelapan dalam hubungan kerja/jabatan dan atau pencurian dengan pemberatan dan atau tindak pidana perbankan dan atau tindak pidana pencucian uang,” ungkap Kombes Pol. Ibrahim Tompo yang didampingi Kasubidit Penmas, AKBP Luki Megawati.

Dijelaskanya, modus yang dilakukan tersangka yang menjabat sebagai officer Operasional dan jasa ini masuk kedalam khasanah (tempat penyimpanan uang) kemudian dengan menggunakan gunting merusak tumpukan ball (uang yang telah tersusun dengan dibungkus plastik) senilai Rp.1.000.000.000,-

“Untuk menutupi perbuatannnya, tersangka mengganti uang yang diambilnya tersebut dengan pecahan lain 1.000, 2.000, 5.000, dan 10.000 kemudian dimasukan kedalam ball yang telah rusak/robek tersebut,” jelasnya.

Perbuatan tersangka, lanjutnya, dilakukan secara bertahap sejak sekitar bulan Maret 2020 sampai dengan Oktober 2022 sehingga totalnya Rp.20.671.000.000,- (dua puluh milyar enam ratus tujuh puluh satu juta rupiah).

Penyidikan kasus tersebut kini sudah masuk ke tahap akhir dan kelengkapan berkas untuk dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya berkas sudah pernah diserahkan ke JPU tanggal 16 Januari 2023. Namun dikembalikan lagi tanggal 25 Januari 2023, karena dinilai kurang lengkap. (*)

×
Berita Terbaru Update