Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ekosistem Pesisir Diperkuat, Anggota DPRD Jabar Sri Rahayu Apresiasi Penanaman Mangrove di Muara Cilamaya

Sabtu, 29 November 2025 | 20:30 WIB Last Updated 2025-11-30T13:57:32Z
Klik
Anggota DPRD Jabar Sri Rahayu turut menanam mngarove di Desa muara-Cilamaya Wetan Karawang


 
KARAWANG, Faktabandungraya.com,--- Anggota DPRD Jawa Barat, Hj. Sri Rahayu Agustina, SH, turut hadir dan menanam mangrove pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang digelar di Desa Muara, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jumat (28/11/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekosistem mangrove.

Acara tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari perwakilan dinas terkait, Pemerintah Kabupaten Karawang, anggota DPRD Jawa Barat dan DPRD Karawang, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga komunitas pecinta lingkungan.

Sri Rahayu, yang akrab disapa Mak Sri, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah konkret yang diinisiasi Fordas Cilamaya Berbunga ini.

“Saya sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Mangrove memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mencegah abrasi, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis biota laut,” ujar Sri Rahayu anggota Fraksi Goldar DPRD Jabar ini. 

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, penanaman mangrove tidak boleh hanya bersifat seremonial, tetapi juga harus diikuti perawatan dan pemantauan rutin.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada penanaman saja, tetapi juga disertai perawatan berkala agar mangrove tumbuh baik dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain melakukan penanaman, kegiatan ini juga diisi sosialisasi mengenai manfaat mangrove dan diskusi upaya pelestarian lingkungan yang dapat dilakukan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Fordas Cilamaya Berbunga dan UID PLN Tanam 15.000 Mangrove Perkuat Garis Pantai

Selaras dengan tujuan menjaga pesisir, Fordas Cilamaya Berbunga (FCB) bekerja sama dengan UID PLN Jawa Barat menanam 15.000 pohon mangrove di kawasan konservasi mangrove Desa Muara Cilamaya.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis menghadapi ancaman abrasi yang semakin parah. Berdasarkan penelitian dengan metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS) periode 1990–2018, garis pantai Karawang tercatat mengalami penggerusan rata-rata 101,28 meter, dengan laju abrasi mencapai 3,64 meter per tahun.

Sri Rahayu bersama bersama Fordas Cilamaya Berbunga dan UID PLN saat menanam Mangrove


 

Ketua FCB, Muslim Hafidz, menjelaskan bahwa penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan penghijauan, tetapi juga upaya menyelamatkan wilayah pesisir dari kerusakan lebih lanjut.


“Mangrove dipilih karena kemampuannya menahan gelombang, mengikat sedimen, menyerap karbon, serta memberikan manfaat ekologis besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, FCB dan UID PLN berharap dapat menciptakan perubahan nyata yang berkelanjutan bagi pesisir Karawang.

“Ini ajakan untuk seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, hingga komunitas lokal agar bersama menjaga pesisir. Masa depan lingkungan bukan hanya tentang berapa banyak pohon yang kita tanam, tetapi seberapa besar komitmen kita untuk merawatnya,” tegas Muslim.

Kegiatan penanaman ribuan mangrove ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan lingkungan pesisir Karawang, memulihkan ekosistem, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pelestarian lingkungan. (fj/sein).

 

 

×
Berita Terbaru Update