Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Komisi V DPRD Jabar Minta Perbaikan SMAN 2 Gunung Putri Segera Direalisasikan

Selasa, 03 Februari 2026 | 21:30 WIB Last Updated 2026-02-03T14:31:40Z
Klik
Komisi V DPRD Jabar meninjau SMAN 2 gunung Putri Bogor pasca ambruk

 
BOGOR, Faktabandungraya,--- Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menindaklanjuti penanganan pascakejadian ambruknya bangunan SMAN 2 Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yang terjadi pada pekan lalu. DPRD meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah memastikan pembangunan serta perbaikan sarana pendidikan dilakukan sesuai standar teknis demi menjamin keselamatan peserta didik.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Aceng Malki, mengatakan peninjauan dan evaluasi dilakukan untuk memastikan kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang terdampak, sekaligus mendorong percepatan perbaikan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

“Terkait laporan masyarakat dan pemberitaan di media sosial, memang benar terjadi musibah di SMAN 2 Gunung Putri. Berdasarkan informasi yang kami terima, kejadian ini disebabkan oleh rancang bangun dan pondasi bangunan yang tidak sesuai spesifikasi,” ujar Aceng di Bogor.

Menurutnya, perbaikan bangunan sekolah tersebut harus segera direalisasikan mengingat kebutuhan ruang kelas yang mendesak bagi para siswa. Hingga saat ini, bangunan yang ambruk belum dilakukan perbaikan.

“Katanya minggu ini akan mulai dikerjakan oleh pemerintah pusat dan ditargetkan selesai sebelum tahun ajaran baru. Ini harus menjadi perhatian serius karena banyak siswa membutuhkan ruang kelas,” kata Aceng.

Ia menegaskan, Komisi V DPRD Jawa Barat akan menjadikan peristiwa ambruknya bangunan SMAN 2 Gunung Putri sebagai bahan evaluasi menyeluruh terhadap pembangunan fasilitas pendidikan di Jawa Barat.

Pimpinan dan Anggota Komisi V saat menunjau SMAN 2 Gunug putri-Bogor


“Kami akan melakukan pengecekan terhadap pembangunan baru fasilitas pendidikan di Jawa Barat untuk memastikan seluruh bangunan sudah sesuai dengan spesifikasi teknis. Termasuk rencana peninjauan ruang kelas baru di Bekasi,” jelasnya.


Selain itu, Aceng menekankan pentingnya peran dinas terkait dalam memastikan kualitas pembangunan sekolah ke depan, mulai dari perencanaan hingga pengawasan pelaksanaan di lapangan.

“Dinas terkait harus selektif dalam memilih CV atau penyedia jasa konstruksi yang jelas dan kredibel. Pengawasan juga harus dilakukan secara ketat agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (*/sein).

×
Berita Terbaru Update