| Anggota DPRD Jabar H. Daddy Rohanady bersama pemuda Sedong bahas potensi pengembangan Destinasi Agrowisata Pertanian (foto:intagram KDR) |
Potensi tersebut mendapat dukungan
penuh dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Gerindra, Drs. H. Daddy
Rohanady, yang mendorong Kecamatan Sedong menjadi kawasan agrowisata unggulan
di wilayah selatan Kabupaten Cirebon.
“Potensi keindahan alam dan hasil
pertanian Sedong sangat luar biasa. Setu Sedong dapat menjadi ikon wisata alam,
sementara perkebunan mangga dan hasil hortikultura lainnya bisa dikemas sebagai
wisata edukasi dan kuliner,” ujar Daddy Rohanady dalam pertemuan bersama warga
dan pemuda Sedong, Minggu (18/1/2026).
Kecamatan Sedong selama ini dikenal
sebagai sentra mangga unggulan, seperti mangga gedong gincu, harumanis, kidang,
dan dermayu. Selain itu, wilayah ini juga menghasilkan pisang dan pepaya dalam
jumlah besar. Produk pertanian tersebut kini tidak hanya dipasarkan dalam
bentuk buah segar, tetapi juga diolah menjadi aneka produk kreatif seperti
manisan, keripik, hingga kuliner khas berbasis buah lokal.
Menurut Daddy, pengembangan
agrowisata di Sedong perlu didukung secara serius melalui kolaborasi lintas
sektor. Ia menekankan pentingnya peran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DPRD
Jabar, dan Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam menyediakan fasilitas penunjang
wisata, seperti infrastruktur jalan, aksesibilitas, serta jaringan irigasi
untuk memperkuat sektor pertanian dan pariwisata.
“Pengembangan potensi daerah tidak
bisa hanya mengandalkan pemerintah. Harus dilakukan secara bersama-sama dengan
melibatkan pengusaha, akademisi, masyarakat, terutama pemuda,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa konsep
wisata yang dikembangkan harus berlandaskan kearifan lokal, sehingga karakter
Sedong tetap terjaga dan memiliki keunikan tersendiri dibanding daerah lain.
Upaya promosi potensi wisata Sedong
juga telah dilakukan oleh para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna
Kecamatan Sedong melalui media sosial. Konten-konten yang menampilkan keindahan
alam, pertanian, dan aktivitas masyarakat ternyata mendapat respons positif
dari warganet.
“Alhamdulillah, setelah diunggah ke media sosial, responsnya di luar dugaan. Banyak netizen yang mendukung dan berharap Sedong bisa menjadi kawasan agrowisata pertanian,” ujar Daddy yang akrab disapa KDR.
| KDR bersama pemuda Sedong (foto:istagramKDR) |
Dalam kesempatan tersebut, KDR juga
mengajak pihak Kecamatan Sedong dan para kuwu dari 10 desa se-Kecamatan Sedong
untuk bersama-sama mendukung pengembangan Desa Sedong Lor sebagai desa wisata,
yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak kemajuan kawasan.
Sementara itu, Pengurus Karang
Taruna Kecamatan Sedong, Hendri, menjelaskan bahwa secara geografis Sedong
berada di ujung selatan Kabupaten Cirebon dan berbatasan langsung dengan
Kabupaten Kuningan, sehingga memiliki lanskap alam yang potensial untuk wisata
berbasis alam dan pertanian.
“Sektor pertanian, khususnya
hortikultura mangga, menjadi kekuatan utama. Kami ingin mengembangkan
agrowisata dengan memadukan keindahan alam dan aktivitas pertanian sebagai daya
tarik wisata,” jelasnya.
Hendri juga mengajak seluruh
lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terlibat aktif dalam
membangun dan mengembangkan agrowisata di Sedong. Menurutnya, kemajuan sektor
pariwisata akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat serta
menurunkan angka pengangguran.
enutup pernyataannya, Daddy
Rohanady menegaskan bahwa peningkatan sektor pertanian dan pariwisata akan
berbanding lurus dengan kesejahteraan petani.
“Jika produk pertanian meningkat
dan bernilai tambah, maka nilai tukar petani ikut naik dan taraf hidup
masyarakat Sedong pun akan semakin baik,” pungkasnya. (sein)
.