![]() |
| Pelatih Bandung bjb Tandamata sedang memberikan arahan pada Tim Putri Bandung bjb Tandamata jelang hadapi Jakrta Electric PLN |
Bandung bjb Tandamata datang ke
laga ini dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan meyakinkan 3-0
atas tuan rumah Medan Falcons sehari sebelumnya. Kemenangan tersebut menjadi
modal penting bagi tim asuhan Risco Herlambang Matulessy, sekaligus membuat
fokus mereka di seri Medan kini sepenuhnya tertuju pada Jakarta Electric PLN.
Meski hanya memiliki waktu
persiapan kurang dari 24 jam, Risco tetap menunjukkan optimisme. Mantan pelatih
tim nasional voli putri Indonesia itu mengaku telah menyiapkan sejumlah opsi
strategi untuk mengantisipasi kekuatan Electric.
Laga melawan Medan Falcons pun
dimanfaatkan sebagai ajang pemanasan sekaligus uji coba komposisi pemain. Risco
melakukan pengaturan menit bermain, terutama terhadap dua legiun asing yang
berposisi sebagai outside hitter, Sonaly Cidrao dan Anastasia Guerra.
“Setelah melawan Medan Falcons,
waktu istirahat kami tidak sampai 24 jam. Karena itu saya mencoba mengatur
rotasi antara Sonaly dan Ana supaya kondisi pemain tidak terlalu terkuras saat
menghadapi Electric. Kami sudah siap, termasuk dari sisi strategi. Yang
terpenting, kami fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” ujar
Risco.
Menurut Risco, secara mental para
pemain Bandung bjb Tandamata sejatinya sudah terbentuk sejak masa persiapan di
Bandung. Kekalahan di seri awal Pontianak sempat memengaruhi kondisi psikologis
tim, namun kemenangan telak atas Medan Falcons menjadi titik balik kebangkitan.
Selain mental, kekompakan tim juga
mulai terlihat jelas. Hal itu tercermin dari performa solid saat menaklukkan
Medan Falcons dalam tiga set langsung dengan skor 25-17, 25-18, dan 25-20.
“Secara mental sebenarnya sudah
terbentuk karena selama latihan kami juga menjalani uji coba. Memang ada pemain
yang masih muda seperti Calista Maya, tapi dari sisi pengalaman dia sudah cukup
terlatih, apalagi baru kembali dari Asian Youth Games di Bahrain. Itu terlihat
ketika kami sempat tertinggal di set ketiga, namun anak-anak tetap tenang dan
bisa membalikkan keadaan,” jelas Risco.
Namun demikian, Bandung bjb
Tandamata enggan meremehkan Jakarta Electric PLN. Tim asal Jakarta itu memiliki
dua pemain asing paling produktif sejauh Proliga 2026 berjalan, yakni Neriman
Ozsoy (Turki) dengan 45 poin dan Celeste Plak (Belanda) yang telah mengoleksi
42 poin.
Bagi Anastasia Guerra, kondisi
tersebut justru menjadi tantangan yang memacu semangat. Pemain yang akrab
disapa Ana itu mengaku nyaman bermain di bawah tekanan.
“Saya pikir berada di bawah tekanan
adalah sebuah hak istimewa. Itu berarti kita dipercaya melakukan hal penting.
Kami hanya perlu percaya bahwa kami adalah tim yang kuat dan bisa melakukan
sesuatu yang hebat musim ini. Yang terpenting, saya akan tetap menjadi diri
sendiri dan memberikan yang terbaik untuk tim,” ujar Ana.
Hal senada disampaikan Calista
Maya. Pemain muda andalan Bandung bjb Tandamata itu berharap timnya bisa tampil
lebih solid saat menghadapi Electric.
“Alhamdulillah, meski bermain jauh
dari rumah, kami tetap mendapat dukungan suporter. Itu membuat kami bisa kompak
saat melawan Falcons. Semoga di pertandingan selanjutnya melawan Electric, kami
bisa tampil lebih kompak lagi,” ucap Calista.
Laga Bandung bjb Tandamata kontra
Jakarta Electric PLN diprediksi berlangsung ketat, tidak hanya dari sisi
kualitas pemain, tetapi juga adu kecerdikan strategi kedua pelatih dalam
persaingan papan atas Proliga 2026. (*/red).
