![]() |
| Komisi II DPRD melepaskan anak-anak penyu ke laut di pantai Pangumbahan Ujung Genteng Kab Sukabumi |
Wakil Ketua Komisi II DPRD Jawa
Barat, Lina Ruslinawati menyatakan, Pantai Pangumbahan adalah benteng
pertahanan terakhir bagi kelestarian penyu di Jawa Barat selain Pangandaran.
Dan perlindungan terhadap penyu
hijau bukan sekadar tugas teknis, melainkan tanggung jawab lintas sektoral.
"Penyu adalah biota laut
istimewa yang tidak dimiliki semua daerah. Di Jawa Barat, pusat konservasi
seperti ini sangat terbatas. Oleh karena itu, komitmen dari pemerintah
kabupaten, provinsi, hingga pusat harus selaras dalam melindungi habitat penyu
hijau ini," ujar Lina seusai kunjungan dalam rangka evaluasi pelaksanaan
program Tahun Anggaran 2025 sekaligus mematangkan perencanaan strategis untuk
Tahun Anggaran 2026, khususnya dalam menjaga ekosistem penyu hijau yang kian langka.
Dalam evaluasi tersebut, tutur
Lina, Komisi II menemukan tantangan teknis yang menghambat optimalisasi riset
dan perawatan penyu. Fokus utama terletak pada infrastruktur kelistrikan yang
belum memadai untuk mendukung perangkat laboratorium modern di Satpel tersebut.
Beberapa kendala yang
diidentifikasi meliputi:
1.
Akses
Daya yang Terbatas: Jarak sumber listrik (dapur listrik) terdekat mencapai 2
kilometer dari lokasi utama.
2.
Ancaman
Kerusakan Alat: Ketergantungan penuh perangkat laboratorium dan elektronik pada
suplai listrik yang stabil membuat alat-alat sensitif berisiko cepat rusak jika
terjadi gangguan pada jalur transmisi yang panjang tersebut.
3. Hambatan Mobilitas: Jarak yang cukup jauh menyulitkan koordinasi dan penanganan cepat saat terjadi kendala teknis kelistrikan.
![]() |
| Komisi II DPRD Jabar kunker ke peternakan dan peneluran Penyu di Ujung Genteng Kab Sukabumi |
Menanggapi temuan lapangan
tersebut, Komisi II DPRD Jabar memastikan akan mengawal kebutuhan infrastruktur
ini agar masuk dalam skala prioritas anggaran mendatang.
"Kami akan terus mendorong
tindak lanjut dari hasil pertemuan hari ini. Infrastruktur penunjang seperti
listrik yang stabil adalah kebutuhan mendesak. Kami ingin memastikan pusat
konservasi ini memiliki fasilitas yang layak agar fungsi edukasi dan
pelestarian biota laut kita tetap berjalan berkelanjutan," tegas Lina.
Kunjungan ditutup dengan dialog
bersama Kelompok Konservasi Penyu setempat untuk menyerap aspirasi terkait
pemberdayaan masyarakat pesisir dalam menjaga ekosistem laut Jawa Barat.(*/sein).

.jpeg)