Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ono Surono Serap Aspirasi Warga Lanjan, Infrastruktur dan Irigasi Jadi Sorotan

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:12 WIB Last Updated 2026-02-26T16:12:48Z
Klik
Wakil KEtua DPRD Jabar Ono Surono, ST  gelar reses II di Desa Lanjan Kec. Lohbener Kab Indramayu (foto:humas)



INDRAMAYU, FAKTABANDUNGRAYA,---Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, menegaskan masih banyak pekerjaan rumah (PR) infrastruktur yang harus diperjuangkan bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu. Hal itu disampaikannya saat melaksanakan Reses II Tahun Sidang 2025/2026 di Desa Lanjan, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Kamis (26/2/2026).


Dalam kegiatan reses daerah pemilihan (Dapil) XII yang meliputi Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, dan Kabupaten Indramayu tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari kondisi jalan desa, saluran irigasi, hingga dampak pelebaran jalan nasional yang belum tuntas.

Ono mengungkapkan, secara geografis Desa Lanjan tergolong wilayah yang relatif terpencil, meski lokasinya tidak jauh dari jalur utama Pantura yang dikenal sebagai kawasan pertanian produktif. Ironisnya, akses jalan desa justru masih banyak yang belum terkelola dengan baik.

“Desa Lanjan ini dekat dengan pusat kota, tetapi jalan desanya masih menyisakan banyak PR yang harus kita pecahkan bersama,” ujar Ono.

Ia menegaskan akan mendorong penyelesaian persoalan tersebut sesuai kewenangan yang dimilikinya sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Indramayu. Menurutnya, peran Pemerintah Kabupaten Indramayu sangat penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur pedesaan berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ono Surono bersama peserta reses di Desa Lanjan KEc. Lohbener Kab Indramayu



Selain jalan desa, persoalan saluran irigasi turut menjadi keluhan utama warga. Di musim penghujan, sejumlah titik irigasi justru memicu banjir yang berdampak pada lahan pertanian dan mengancam gagal panen.


Ono menyatakan akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait penyelesaian saluran irigasi yang belum rampung agar persoalan tersebut tidak terus merugikan petani.

Tak hanya itu, persoalan lama terkait ganti rugi pelebaran jalan nasional di sepanjang Kecamatan Lohbener sejak 2007 juga kembali mencuat. Hingga kini, menurut warga, masih ada hak masyarakat yang belum terselesaikan.

“Ternyata ganti rugi akibat pelebaran jalan nasional sepanjang Kecamatan Lohbener ini belum selesai. Tentu akan kita perjuangkan dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik,” tegasnya.

 Melalui reses ini, Ono memastikan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya terkait infrastruktur dasar yang menjadi penopang utama aktivitas ekonomi dan kesejahteraan warga di Kabupaten Indramayu. (*/sein).

 

×
Berita Terbaru Update