Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemkot Bandung Targetkan 800 Unit Rusunami Sadang Serang, Cicilan Diproyeksi Rp1,5–2 Juta

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:16 WIB Last Updated 2026-02-28T16:22:20Z
Klik
Inilah Rusunami di Kawasan Sadang Serang 


BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Kota Bandung terus mematangkan rencana pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) di kawasan Sadang Serang. Proyek hunian vertikal ini ditargetkan mampu menampung sedikitnya 800 unit bagi masyarakat, khususnya berpenghasilan rendah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan rusunami tersebut dirancang berbasis kepemilikan dengan skema Hak Guna Bangunan (HGB) selama 30 tahun. Berbeda dengan rumah susun sewa (rusunawa), proyek ini memberikan hak milik atas satuan rumah susun kepada warga.

“Tujuan utamanya memberikan kesempatan kepada warga untuk memiliki tempat tinggal. Di dalamnya ada aturan HGB selama 30 tahun,” ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Rabu (25/2/2026).

Dari sisi pembiayaan, Pemkot Bandung tengah mengupayakan dukungan subsidi agar cicilan tetap terjangkau, yakni di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per bulan. Skema tersebut masih dalam tahap perhitungan sambil menunggu finalisasi desain serta dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

Saat ini, progres proyek difokuskan pada penguatan status lahan dan penyesuaian tata ruang. Pasalnya, kawasan Sadang Serang termasuk wilayah Bandung Utara yang memiliki ketentuan ketat terkait koefisien dasar bangunan (KDB), koefisien lantai bangunan (KLB), serta koefisien dasar hijau (KDH).

Menteri PKP Maruarar Siarait bersama Wali kota Bandung M.Farhan



“Secara desain teknis tidak lama, tetapi tata ruang harus dipastikan sesuai aturan,” katanya.

Awalnya, kapasitas hunian diproyeksikan mencapai 1.000 hingga 1.200 unit. Namun angka tersebut disesuaikan dengan regulasi kawasan, sehingga minimal 800 unit dinilai realistis untuk direalisasikan.

Program rusunami ini menjadi bagian dari kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, telah meninjau lokasi dan menjanjikan kejelasan skema program pada akhir Februari 2026.

Pemkot Bandung berharap dapat memperoleh alokasi sekitar 1.000 unit rumah subsidi dari pemerintah pusat. Selain Sadang Serang, kawasan Bandung Timur juga dipertimbangkan sebagai opsi pengembangan hunian vertikal guna memperluas akses kepemilikan rumah di Kota Bandung. (rob/red).

×
Berita Terbaru Update