Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

DPRD Kota Bandung Kawal Penuntasan Kasus Bentrokan Pelajar di Cihampelas

Rabu, 08 April 2026 | 22:07 WIB Last Updated 2026-04-14T05:08:03Z
Klik
DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari Forum Orang Tua Murid SMA Negeri 5 Bandung, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Selasa, 8 April, 2026(foto:humpro).



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- DPRD Kota Bandung menyatakan komitmennya untuk mengawal penuntasan kasus bentrokan pelajar yang menewaskan seorang siswa di kawasan Cihampelas. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Forum Orang Tua Murid SMA Negeri 5 Bandung di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Selasa (8/4/2026).

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., didampingi Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H.

Perwakilan orang tua korban, Firdan, menyampaikan harapan agar DPRD turut mengawal proses hukum kasus tersebut hingga tuntas, sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

“Kami berharap ada dukungan dan pengawalan terhadap kasus ini, agar keadilan benar-benar ditegakkan dan kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Edwin Senjaya menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan bahwa meskipun kewenangan pendidikan tingkat SMA berada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DPRD Kota Bandung tetap memiliki tanggung jawab dalam aspek ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Meski ini melibatkan pelajar SMA, namun karena kejadian berada di wilayah Kota Bandung, kami tidak akan tinggal diam,” ujarnya.

Edwin menjelaskan, sesuai ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018, pemerintah daerah memiliki kewajiban dalam menjaga ketertiban umum, ketenteraman, serta perlindungan masyarakat.

Untuk itu, DPRD Kota Bandung akan mendorong pengawalan kasus ini melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung, termasuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

“Di Forkopimda, kami selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kapolrestabes yang menangani kasus ini. Kami akan mendorong agar kasus ini dapat diungkap secara tuntas,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan memberikan rekomendasi agar pelaku yang terlibat dapat diproses hukum secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Edwin mendorong Forum Orang Tua Murid untuk turut berkoordinasi dengan DPRD Provinsi Jawa Barat, guna memperkuat pembinaan terhadap pelajar tingkat SMA yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, Iman Lestariyono, menilai kejadian ini harus menjadi momentum evaluasi bersama, terutama dalam upaya pencegahan tindakan kekerasan di kalangan pelajar.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan sistem pengawasan di ruang publik, termasuk melalui penambahan fasilitas CCTV guna meminimalisasi potensi tindak kriminal.

“Peristiwa ini harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Penguatan pengawasan, termasuk melalui CCTV, menjadi salah satu langkah preventif yang perlu ditingkatkan,” ujarnya.

DPRD Kota Bandung berharap, melalui pengawalan bersama dan sinergi lintas sektor, kasus ini dapat diselesaikan secara adil serta menjadi titik awal perbaikan sistem perlindungan bagi generasi muda di Kota Bandung. (Jaja/red).

×
Berita Terbaru Update