Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kemnaker Gelontorkan Rp32 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi Sumut dan Aceh Pascabencana

Rabu, 22 April 2026 | 11:41 WIB Last Updated 2026-04-22T04:41:02Z
Klik
Menaker Yassierli saat menyerahkan bantuan pemulihan kepada warga Sumut dan Aceh terdampak bencana


 
MEDAN, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyalurkan bantuan senilai Rp32,25 miliar guna mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara dan Aceh. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Selasa (21/4/2026).

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari program Kemnaker Peduli yang tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, tetapi juga pada penguatan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Dalam sambutannya, Yassierli menyampaikan empati mendalam kepada masyarakat terdampak, seraya menegaskan pentingnya kolaborasi dan semangat gotong royong dalam menghadapi masa pemulihan.

“Bencana tidak hanya berdampak pada kerugian material, tetapi juga mengguncang aspek sosial dan ekonomi. Namun dengan ketangguhan masyarakat, kita optimistis bisa bangkit bersama,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai program strategis. Di antaranya pelatihan vokasi bagi lebih dari 6.900 peserta di kedua provinsi dengan total anggaran lebih dari Rp25 miliar, program padat karya senilai Rp4 miliar untuk membuka lapangan kerja sementara, serta bantuan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) bagi 400 penerima guna mendorong lahirnya usaha kecil baru.

Selain itu, Kemnaker juga memberikan santunan kepada pekerja terdampak serta dukungan wirausaha melalui program MPSI yang dilengkapi pelatihan dan modal usaha. Seluruh program ini dirancang agar masyarakat tidak hanya pulih, tetapi juga memiliki daya saing dan kemandirian ekonomi ke depan.

Menaker Yassierli bersama peserta pelatihan Vokasi


Yassierli menegaskan bahwa upaya pemulihan tidak berhenti pada bantuan awal. Kemnaker bersama berbagai pihak akan terus menghadirkan program pelatihan berbasis kebutuhan pascabencana, peningkatan kompetensi kerja, hingga penguatan produktivitas masyarakat.

“Pemulihan harus berkelanjutan. Kita ingin masyarakat benar-benar bangkit, bekerja kembali, dan memiliki usaha yang mampu bertahan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap masyarakat Sumatera Utara dan Aceh dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas ekonomi secara normal, bahkan lebih kuat dari sebelumnya. (*/red).

×
Berita Terbaru Update