Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

LKPJ 2025, Wali Kota Bandung Tegaskan Kinerja Positif dan Arah Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 01 April 2026 | 21:35 WIB Last Updated 2026-04-01T14:35:05Z
Klik
Wali kota Bandung M.Farhan menyampaikan LKPJ 2025



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Bandung, Senin (30/3/2026). Dalam laporan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memaparkan berbagai capaian positif sebagai wujud kinerja pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.

Farhan mengungkapkan, realisasi pendapatan daerah Kota Bandung pada 2025 mencapai Rp7,207 triliun atau 95,11 persen dari target Rp7,577 triliun. Pendapatan tersebut ditopang oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp3,791 triliun (91,46 persen), pendapatan transfer Rp3,367 triliun (98,13 persen), serta lain-lain pendapatan sah yang terealisasi secara optimal.

Di sisi belanja, realisasi anggaran mencapai Rp7,490 triliun atau 89,73 persen dari total anggaran Rp8,347 triliun. Capaian ini mencerminkan pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan akuntabel dalam mendukung program pembangunan.

Pada sektor pembangunan manusia, Kota Bandung mencatatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 84,66 poin, yang masuk kategori tinggi dan melampaui rata-rata Provinsi Jawa Barat maupun nasional. Peningkatan kualitas hidup masyarakat juga terlihat dari usia harapan hidup yang mencapai 76,30 tahun, rata-rata lama sekolah 11,41 tahun, serta harapan lama sekolah 14,27 tahun.

“Capaian ini menunjukkan komitmen Pemkot Bandung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan,” ujar Farhan.

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan Kota Bandung pada 2025 tercatat sebesar 5,29 persen, melampaui target 5,1 persen. Meski sedikit berada di bawah capaian Provinsi Jawa Barat, Farhan menilai kondisi tersebut sejalan dengan karakteristik ekonomi kota yang didominasi sektor jasa dan konsumsi.

“Hal ini menunjukkan ekonomi Kota Bandung tetap kuat, adaptif, dan mampu bertahan di tengah dinamika global,” katanya.

Kinerja investasi juga menunjukkan tren yang menggembirakan. Sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai Rp11,92 triliun atau 107,61 persen dari target Rp11,07 triliun. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Bandung.

Farhan menyerahkan berkas LKPJ 2025 kepada Ketua DPRD Jabar Asep Mulyadi


Di sektor lingkungan, Pemkot Bandung mencatat penurunan emisi karbon sebesar 194.150 ton CO₂ ekuivalen atau 270,44 persen dari target yang ditetapkan. Selain itu, indeks kualitas lingkungan hidup mencapai 58,42 dan indeks kelayakan kota berada di angka 8,34 poin, melampaui target yang direncanakan.

Farhan menegaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen pemerintah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan inovatif. Hal ini tercermin dari tren peningkatan indeks reformasi birokrasi.

Ke depan, pembangunan Kota Bandung akan terus diarahkan menjadi lebih inklusif, adil, dan toleran, dengan penguatan sektor ekonomi kreatif serta akselerasi digitalisasi layanan publik.

Menutup penyampaiannya, Farhan berharap DPRD Kota Bandung dapat memberikan rekomendasi konstruktif sebagai bagian dari evaluasi bersama guna menyempurnakan kinerja pemerintahan di masa mendatang.

“LKPJ ini menjadi bahan evaluasi bersama demi mewujudkan Bandung yang lebih maju, nyaman, dan berdaya saing,” pungkasnya. (kyy/red).

×
Berita Terbaru Update