Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Penguatan Kompetensi Mahasiswa di Era Kecerdasan Buatan: HMSI USB YPKP Bandung Gelar Workshop Internasional Generative AI

Jumat, 24 April 2026 | 10:11 WIB Last Updated 2026-04-24T03:11:48Z
Klik
Perlihatkan kerjasama USB YPKP dan Busan University of Foreign Studies Korea



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung melalui Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) menyelenggarakan workshop internasional bertajuk “Mastering Generative AI for Technical Innovation” sebagai bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan literasi dan kompetensi mahasiswa di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Kegiatan ini merefleksikan komitmen institusi pendidikan tinggi dalam merespons dinamika transformasi digital global yang semakin pesat.

Workshop ini dirancang tidak hanya sebagai forum diseminasi pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang kolaboratif lintas disiplin yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan universitas. Pelaksanaan kegiatan merupakan hasil sinergi antara HMSI dengan sejumlah unit internal, di antaranya Biro Kemahasiswaan dan Alumni, Biro Kerjasama, Biro Humas, Protokoler, dan Media, serta program studi di bawah Fakultas Teknik, meliputi Sistem Informasi, Teknik Elektro, dan Teknik Informatika. Kehadiran pimpinan universitas, dosen, serta mahasiswa menunjukkan tingginya antusiasme terhadap isu pengembangan teknologi berbasis AI.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional dan nasional yang memiliki kompetensi di bidangnya, yaitu Prof. Kim Soo Il dari Busan University of Foreign Studies, Dr. Kwanyoung Kim dari ATOP Consulting, Mr. Paul Choi dari P&M Group Korea, serta praktisi teknologi nasional Pratomo Bowo Leksono, S.T. Kehadiran para pakar ini memberikan perspektif komprehensif terkait perkembangan dan implementasi teknologi AI dalam berbagai sektor.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Sistem Informasi menekankan pentingnya kesinambungan pengembangan keilmuan di bidang AI, termasuk eksplorasi konsep Agenting AI sebagai bagian dari evolusi teknologi masa depan. Pernyataan ini menegaskan urgensi integrasi antara penguasaan teori fundamental dan penerapan praktis dalam menghadapi kompleksitas teknologi modern.

Materi utama yang disampaikan oleh Pratomo Bowo Leksono mengangkat tema “Digital Transformation 5.0: Revolusi Workflow Developer di Era Kecerdasan Otonom”. Ia menguraikan pergeseran paradigma kerja di bidang teknologi informasi, di mana pemanfaatan AI telah mengubah pola kerja konvensional menjadi lebih efisien dan adaptif. Namun demikian, ia juga menyoroti keterbatasan teknologi AI, termasuk potensi hallucination serta isu keamanan data, yang menuntut kehati-hatian dan pemahaman mendalam dari para pengguna.

Mahasiswa HMSI dan perwakilan Korea memperlihatkan piagam workshop International Gen-AI


Pada sesi internasional, Dr. Kwanyoung Kim menekankan pentingnya kolaborasi global dalam membangun ekosistem inovasi teknologi yang berkelanjutan. Sementara itu, Paul Choi menggarisbawahi dimensi non-teknis, khususnya sikap dan kesiapan mental individu dalam menghadapi disrupsi teknologi. Perspektif ini dilengkapi oleh pandangan Prof. Kim Soo Il yang menegaskan bahwa peran manusia, khususnya pendidik, tetap esensial dalam proses pembelajaran meskipun teknologi AI semakin dominan.

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara pihak USB YPKP dan mitra dari Korea Selatan. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi, sekaligus memperkuat posisi institusi dalam kancah global.

Secara keseluruhan, penyelenggaraan workshop ini mencerminkan upaya konkret institusi pendidikan tinggi dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan kompetitif di era kecerdasan buatan. Melalui integrasi antara penguatan akademik, kolaborasi internasional, dan pengembangan keterampilan praktis, USB YPKP Bandung menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi masa depan. (*/red).

×
Berita Terbaru Update