Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Program Padat Karya 2026 Serap 8.592 Tenaga Kerja, Prioritaskan Warga Rentan

Selasa, 14 April 2026 | 21:00 WIB Last Updated 2026-04-14T14:00:08Z
Klik

Kadisnaker Kot Bandung Yayan A Brilyana : peluncuran program Padat Karya 2026


 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Kota Bandung menargetkan penyerapan sebanyak 8.592 tenaga kerja melalui program padat karya tematik sepanjang tahun 2026. Program ini difokuskan untuk membantu masyarakat penganggur, khususnya dari kelompok rentan secara ekonomi.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menjelaskan bahwa program padat karya merupakan upaya strategis untuk menyediakan lapangan pekerjaan sementara sekaligus menjaga stabilitas sosial ekonomi masyarakat.

“Program ini bertujuan mengurangi tekanan ekonomi pada kelompok rentan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat,” ujarnya saat peluncuran program di Taman Saturnus, Senin (13/4/2026).

Ia memaparkan, target penyerapan tenaga kerja tersebut berasal dari berbagai sumber usulan, yakni 6.210 orang dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), 1.950 orang dari hasil reses, dan 432 orang dari program reguler.

Pada tahap awal pelaksanaan, sebanyak 15 paket kegiatan padat karya digelar dengan melibatkan 794 peserta yang tersebar di 15 kelurahan dan 7 kecamatan di Kota Bandung. Setiap paket kegiatan diikuti sekitar 50 peserta, didampingi tenaga pendamping.

Program ini berlangsung selama 10 hari, mulai 13 hingga 23 April 2026, dengan jam kerja dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Para peserta mendapatkan upah harian sebesar Rp175.061, serta fasilitas makan, perlengkapan kerja, dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Seluruh peserta didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan apabila terjadi risiko kerja,” jelas Yayan.

Inilah peserta Padat Karya yg diluncurkan oleh Disaker Kota Bandung


Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa program ini secara khusus menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, terutama yang masuk kategori desil 1 hingga 5.

Selain itu, peserta yang dapat mengikuti program ini harus memenuhi kriteria usia maksimal 65 tahun dan melakukan pendaftaran melalui kelurahan setempat.

“Program ini kita fokuskan bagi warga yang benar-benar membutuhkan dan belum memiliki pekerjaan,” ujar Farhan.

Melalui program padat karya tematik ini, Pemerintah Kota Bandung berharap dapat memberikan dampak langsung terhadap penurunan angka pengangguran, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap. (rob/red).

×
Berita Terbaru Update