![]() |
| Strava Metro merilis tren global aktivitas berkomuter tahun 2025 |
Hasilnya, total jarak tempuh
komuter sepeda mencapai 885,1 juta kilometer atau setara 550 juta mil. Angka
ini menggambarkan tingginya peran sepeda sebagai moda transportasi alternatif
di berbagai belahan dunia.
Laporan juga mencatat, generasi
Baby Boomer menjadi kelompok paling aktif dalam bersepeda untuk komuter,
sementara partisipasi Gen Z tercatat 21% lebih rendah. Selain itu, penggunaan
sepeda listrik (e-bike) terus meningkat, dengan Islandia, Belgia, dan Norwegia
sebagai negara dengan tingkat penggunaan tertinggi.
Melalui platform Strava Metro, data
tersebut telah dimanfaatkan lebih dari 4.000 perencana kota dan lembaga
pemerintah untuk mendukung perbaikan infrastruktur transportasi. Dampaknya,
hampir 1 miliar orang di dunia telah merasakan peningkatan fasilitas komuter.
Wakil Presiden Komunikasi dan
Dampak Sosial Strava, Brian Bell menyebut laporan ini menunjukkan besarnya
kontribusi aktivitas komuter terhadap pembangunan kota yang lebih ramah
pengguna.
Ke depan, Strava mendorong lebih banyak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mobilitas aktif guna mendukung terciptanya sistem transportasi yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.

Tren global pengguna sepeda tahun 2025
Sebagai informasi bahwa Strava
adalah aplikasi yang mendukung gaya hidup aktif. Dengan lebih dari 195 juta
atlet di lebih dari 185 negara, aplikasi ini tidak hanya melacak olahraga,
namun juga menjadi tempat orang-orang untuk maju bersama-sama, baik itu memulai
dari kebiasaan baru maupun meraih rekor terbaik.
Apa pun olahraga Anda atau cara
Anda melacaknya, Strava siap membantu Anda. Temukan komunitas Anda, capai
tujuan Anda, dan buat setiap usaha Anda berarti. Mulailah perjalanan Anda
dengan Strava hari ini.
Untuk informasi selengkapnya, ayo
bergabung dengan Strava Club atau ikuti Strava di Instagram, X, Facebook,
YouTube, dan LinkedIn. Kunjungi www.strava.com. (*/red).
