![]() |
| Karyawati TACO memperlihatkan produksi berbasis Zero Waste Manufacturing |
Factory Head TACO, Wisnu
Purnayusepta menyatakan bahwa keberlanjutan kini menjadi fondasi utama bisnis,
bukan sekadar pelengkap. Sistem ini dirancang untuk meminimalkan limbah
sekaligus meningkatkan efisiensi produksi secara menyeluruh.
Di fasilitas produksi Cikande, TACO mengelola 100% limbah dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta memanfaatkan energi non-fosil hingga 99,8% melalui biomassa dan waste-to-energy. Langkah ini berhasil menekan emisi karbon hingga ribuan ton CO2eq per tahun.

Factory Head TACO, Wisnu Purnayusepta
Selain itu, seluruh air limbah
diolah dan digunakan kembali untuk kebutuhan operasional dan area hijau pabrik.
TACO juga menempatkan aspek sumber daya manusia sebagai prioritas melalui
penerapan standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3) serta penyediaan
fasilitas pendukung bagi karyawan.
Komitmen keberlanjutan tersebut
sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) dan diperkuat dengan
berbagai sertifikasi, seperti SNI, ISO, TKDN, hingga Singapore Green Label.
Melalui strategi ini, TACO tidak
hanya mendorong efisiensi industri, tetapi juga menghadirkan produk material
interior yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat
kepercayaan konsumen dalam jangka panjang. (*/red).
%20untuk%20Bahan%20Bakar%20(1).jpg)