![]() |
| Petugas DKPP dan Dinkes Jabar memeriksa hewan Kurban ( foto:dok.ist) |
Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PAN, Hasbullah
Rahmad menegaskan langkah tersebut penting dilakukan guna mengantisipasi
penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan penyakit Antrak yang hingga kini
masih ditemukan di sejumlah daerah.
“Pemeriksaan kesehatan hewan kurban harus
diperketat, terutama hewan yang masuk dari luar Jawa Barat. Jangan sampai ada
hewan terjangkit PMK atapun Antrak masuk dan membahayakan masyarakat,” ujar
Hasbullah saat dimintai tanggapannya terkait kesiapan kesehatan hewan kurban,
Sabtu (9/6/2026).
Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan
jaminan bahwa hewan kurban yang dijual dan disembelih dalam kondisi sehat serta
layak konsumsi. Karena itu, DPRD Jabar meminta DKPP bersama Dinas Kesehatan
melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesehatan hewan kurban di berbagai
daerah.
Selain pengawasan di lokasi penjualan hewan
kurban, DPRD juga meminta pemerintah segera menurunkan Tenaga Kesehatan Hewan
(TKH) ke seluruh wilayah Jawa Barat guna melakukan pemantauan dan pemeriksaan
secara langsung.
Hasbullah menambahkan, pengawasan di wilayah
perbatasan juga harus diperketat, khususnya di jalur masuk hewan ternak dari
Jawa Tengah, Banten, dan DKI Jakarta.
Ia meminta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di bawah DKPP Jabar meningkatkan pemeriksaan di pos-pos pemeriksaan atau check point perbatasan untuk memastikan setiap hewan yang masuk dilengkapi surat keterangan kesehatan resmi dari daerah asal.

Hewan Sapi ini dinyatakan Sehat dan layak untuk kurban
“Kalau tidak memiliki surat resmi dan tidak
dipastikan bebas PMK, sebaiknya diputar balik. Jangan ada toleransi,” tegasnya.
Hasbullah juga mengingatkan potensi masuknya hewan ternak melalui jalur tidak resmi atau jalur tikus. Karena itu, pemerintah kabupaten/kota diminta ikut melakukan pengawasan bersama petugas lapangan yang memahami wilayah tersebut.
Menurutnya, langkah antisipasi harus dilakukan
secara maksimal agar masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman dan
tenang tanpa kekhawatiran terhadap kesehatan hewan maupun keamanan daging yang
dikonsumsi.
Ia berharap pengawasan ketat dari pemerintah
dapat mencegah penyebaran PMK sekaligus menjaga kesehatan masyarakat menjelang
pelaksanaan Hari Raya Iduladha. (AdiP/sein)
