![]() |
| Kemnaker dan Unpad tadatangani MoU sinergitas pengembangan SDM di Kampus Unpad Jatinangor |
Kerja sama tersebut menjadi langkah
strategis dalam membangun keterhubungan antara dunia pendidikan tinggi dan
kebutuhan industri yang terus berkembang akibat transformasi digital serta
perubahan pola pasar kerja.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung transformasi ketenagakerjaan nasional melalui penguatan riset, inovasi, dan pengembangan talenta yang mampu beradaptasi dengan dinamika dunia kerja modern.
“Kolaborasi antara pemerintah,
perguruan tinggi, dan dunia industri menjadi kunci dalam menyiapkan SDM unggul
yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja masa depan,”
ujarnya.
Melalui kerja sama tersebut,
Kemnaker dan Unpad akan mengembangkan berbagai program strategis, mulai dari
peningkatan kompetensi tenaga kerja, pengembangan kewirausahaan, penguatan
kajian ketenagakerjaan, hingga penyusunan pendidikan dan pelatihan yang selaras
dengan kebutuhan industri.
Kolaborasi ini juga diarahkan untuk
memperkuat konsep link and match antara kurikulum pendidikan tinggi dengan
kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Langkah tersebut dinilai penting guna
mengurangi kesenjangan kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan
pasar kerja.
“Kerja sama ini diharapkan mampu mengintegrasikan pendidikan, pelatihan, dan dunia kerja sehingga lulusan memiliki kompetensi yang relevan serta daya saing yang lebih kuat,” kata Cris.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi
Selain itu, sinergi kedua institusi
mencakup penguatan pelatihan vokasi melalui integrasi program pelatihan
Kemnaker dengan kapasitas akademik, pusat kajian, serta pengembangan riset dan
inovasi yang dimiliki Unpad.
Dalam kesempatan tersebut, Cris
juga menegaskan komitmen Kemnaker dalam memperluas akses peningkatan kompetensi
tenaga kerja melalui transformasi layanan ketenagakerjaan berbasis digital
SIAPKerja serta penguatan balai pelatihan vokasi yang responsif terhadap
perkembangan industri.
Menurutnya, transformasi layanan
tersebut diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk
memperoleh pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga peluang kerja yang sesuai
dengan kebutuhan pasar tenaga kerja saat ini.
“Kami ingin memastikan generasi
muda dan lulusan perguruan tinggi memiliki akses terhadap pelatihan yang
relevan, sertifikasi kompetensi, dan peluang kerja yang lebih luas,”
pungkasnya.
Melalui sinergi ini, Kemnaker dan
Unpad berharap dapat melahirkan SDM unggul yang tidak hanya siap kerja, tetapi
juga memiliki daya saing tinggi di tengah perubahan dunia industri dan ekonomi
digital yang terus berkembang. (*/red).
.jpeg)