Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kemnaker dan Unpad Perkuat Sinergi Pengembangan SDM Adaptif Hadapi Dunia Kerja Digital

Senin, 18 Mei 2026 | 23:24 WIB Last Updated 2026-05-18T16:24:42Z
Klik
Kemnaker dan Unpad  tadatangani MoU sinergitas pengembangan SDM di Kampus Unpad Jatinangor


SUMEDANG, FAKTABADUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan bersama Universitas Padjadjaran memperkuat sinergi pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan ketenagakerjaan melalui penandatanganan kesepahaman bersama pada kegiatan Employer Meeting Unpad Talent & Employer Partnership Summit 2026 di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (18/5/2026).

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun keterhubungan antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan industri yang terus berkembang akibat transformasi digital serta perubahan pola pasar kerja.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung transformasi ketenagakerjaan nasional melalui penguatan riset, inovasi, dan pengembangan talenta yang mampu beradaptasi dengan dinamika dunia kerja modern.

“Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri menjadi kunci dalam menyiapkan SDM unggul yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja masa depan,” ujarnya.

Melalui kerja sama tersebut, Kemnaker dan Unpad akan mengembangkan berbagai program strategis, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga kerja, pengembangan kewirausahaan, penguatan kajian ketenagakerjaan, hingga penyusunan pendidikan dan pelatihan yang selaras dengan kebutuhan industri.

Kolaborasi ini juga diarahkan untuk memperkuat konsep link and match antara kurikulum pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Langkah tersebut dinilai penting guna mengurangi kesenjangan kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan pasar kerja.

“Kerja sama ini diharapkan mampu mengintegrasikan pendidikan, pelatihan, dan dunia kerja sehingga lulusan memiliki kompetensi yang relevan serta daya saing yang lebih kuat,” kata Cris.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi


Selain itu, sinergi kedua institusi mencakup penguatan pelatihan vokasi melalui integrasi program pelatihan Kemnaker dengan kapasitas akademik, pusat kajian, serta pengembangan riset dan inovasi yang dimiliki Unpad.

Dalam kesempatan tersebut, Cris juga menegaskan komitmen Kemnaker dalam memperluas akses peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui transformasi layanan ketenagakerjaan berbasis digital SIAPKerja serta penguatan balai pelatihan vokasi yang responsif terhadap perkembangan industri.

Menurutnya, transformasi layanan tersebut diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga peluang kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja saat ini.

“Kami ingin memastikan generasi muda dan lulusan perguruan tinggi memiliki akses terhadap pelatihan yang relevan, sertifikasi kompetensi, dan peluang kerja yang lebih luas,” pungkasnya.

Melalui sinergi ini, Kemnaker dan Unpad berharap dapat melahirkan SDM unggul yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di tengah perubahan dunia industri dan ekonomi digital yang terus berkembang. (*/red).

×
Berita Terbaru Update