![]() |
| Anggota Komisi V DPRD Jabar H.M.Hasbullah Rahmad, SPd, M.Hum (foto:dok.ahw). |
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Hasbullah Rahmad
mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana
pendidikan di SMAN 8 Depok mampu mendukung proses belajar mengajar secara
optimal dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
“Kita ingin memastikan sarana-prasarana
pendidikan di SMAN 8 Depok menunjang keberlangsungan proses belajar mengajar
secara optimal dan nyaman bagi seluruh siswa maupun tenaga pendidikan,” ujar
Hasbullah, Senin (11/5/2026).
Dalam kunjungan itu, Komisi V meninjau
sejumlah fasilitas sekolah mulai dari ruang kelas, lingkungan sekolah, hingga
sarana pendukung layanan kesehatan siswa.
Komisi V juga meminta Dinas Pendidikan Jawa
Barat, KCD, dan pihak sekolah mempersiapkan pelaksanaan SPMB 2026 secara matang
agar persoalan yang kerap muncul pada tahun sebelumnya tidak terulang kembali.
Selain membahas SPMB, Komisi V turut menggali
kesiapan pelaksanaan program Sekolah Maung yang menjadi program unggulan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Program Sekolah Maung bertujuan mencetak
generasi muda Jawa Barat yang kompetitif, adaptif, dan siap menghadapi dunia
kerja. Program ini akan difokuskan pada pengembangan siswa berprestasi melalui
sejumlah bidang strategis seperti teknologi informasi, otomotif, pertanian,
olahraga, hingga seni budaya.
Hasbullah menjelaskan, saat ini Pemprov Jabar
melalui Dinas Pendidikan tengah menyiapkan 41 sekolah yang terdiri dari 28 SMA
Negeri dan 13 SMK Negeri di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk
mendukung program tersebut.
Menurutnya, pelaksanaan Sekolah Maung tidak
memerlukan pembangunan gedung baru, melainkan cukup dengan penambahan fasilitas
belajar mengajar di sekolah yang sudah ada. (Adip/sein).
