Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

AFPI Gandeng PWI Perkuat Literasi Keuangan dan Tangkal Pinjol Ilegal

Jumat, 19 Juni 2026 | 09:33 WIB Last Updated 2026-06-19T02:33:46Z
Klik
AFPI Gandeng PWI Perkuat Literasi Keuangan dan Tangkal Pinjol Ilegal



JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk memperluas edukasi dan literasi keuangan masyarakat, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya praktik pinjaman online ilegal.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran pengurus AFPI dan PWI di Jakarta, Senin (15/6/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal membangun sinergi antara industri fintech dan media dalam menghadirkan informasi keuangan yang akurat, mudah dipahami, dan menjangkau masyarakat secara luas.

Ketua Umum AFPI, Entjik S. Djafar, menilai media memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman publik mengenai layanan pendanaan digital yang legal dan diawasi regulator.

"Literasi keuangan tidak bisa dilakukan sendiri oleh industri. Media menjadi mitra penting untuk menghadirkan informasi yang berimbang agar masyarakat mampu membedakan layanan fintech yang legal dengan pinjol ilegal," ujarnya.

AFPI mencatat masih rendahnya tingkat literasi masyarakat, persoalan reputasi industri, hingga maraknya pinjaman ilegal menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama melalui edukasi berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum PWI, Achmad Munir, menegaskan bahwa pers memiliki tanggung jawab untuk menyajikan informasi yang edukatif, termasuk isu keuangan digital yang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan, PWI menawarkan program Safari Jurnalistik sebagai wadah peningkatan kapasitas wartawan di berbagai daerah. Program tersebut dinilai berpotensi menjadi sarana efektif untuk memperluas pemahaman insan pers mengenai industri pendanaan daring yang sehat dan bertanggung jawab.

Sebagai tindak lanjut, AFPI dan PWI berencana menandatangani nota kesepahaman (MoU) guna memperkuat kolaborasi edukasi dan literasi keuangan nasional. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih cakap finansial, terhindar dari praktik pinjol ilegal, serta lebih bijak memanfaatkan layanan keuangan digital.

×
Berita Terbaru Update