![]() |
| Wali kota Bandung Farhan menegaskan Penanganan korban begal Arcamanik harus maksimal dan pelaku harus diburu |
Usai memimpin apel di Plaza Balai
Kota Bandung, Senin (27/7/2026), Farhan mengatakan korban saat ini masih
menjalani operasi lanjutan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Ia
mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pihak rumah sakit untuk memastikan
seluruh proses perawatan berjalan optimal.
Menurut Farhan, penyelidikan kasus
kini sepenuhnya ditangani Satreskrim Polrestabes Bandung, khususnya tim Resmob.
Pemkot terus memantau perkembangan penyidikan agar pelaku segera ditangkap dan
diproses sesuai hukum.
Selain fokus pada penanganan
korban, Farhan mengajak masyarakat mengaktifkan kembali Sistem Keamanan
Lingkungan (Siskamling) sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan tindak
kriminal. Ia juga mengimbau setiap keluarga memperkuat komunikasi, terutama
ketika anggota keluarga beraktivitas pada malam hari.
Farhan turut mengingatkan
masyarakat agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri apabila menemukan
pelaku kejahatan. Menurutnya, seluruh proses penegakan hukum harus diserahkan
kepada aparat yang berwenang.
Di sisi lain, hasil patroli malam
yang menemukan sekelompok pemuda dalam kondisi mabuk menjadi perhatian serius
Pemkot Bandung. Karena itu, Farhan menegaskan pemberantasan peredaran minuman
keras ilegal dan narkotika akan terus diperkuat melalui koordinasi dengan
kepolisian serta Badan Narkotika Nasional (BNN).
"Keselamatan warga adalah
prioritas. Korban harus mendapat penanganan terbaik, pelaku harus ditangkap,
dan upaya pencegahan harus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang,"
tegas Farhan. (rob/red).
