| Anggota DPRd Jabar H.Zulkifly Chaniago, BE melaksanakan Pendidikan Demikrasi di SMAN Tomo-Kab Sumedang (foto:dok.SMANTomo) |
Dalam pemaparannya, Zulkifly
menjelaskan bahwa pendidikan demokrasi memiliki peran penting dalam membentuk
generasi muda yang memahami sistem demokrasi, fungsi parlemen, serta hak dan
kewajiban politik sebagai warga negara.
Legislator dari Daerah Pemilihan
(Dapil) XI yang meliputi Kabupaten Sumedang, Kabupaten Subang, dan Kabupaten
Majalengka (SMS) itu menegaskan, pendidikan demokrasi bagi pelajar harus
dilakukan melalui pendekatan karakter agar nilai-nilai demokrasi dapat dipahami
sekaligus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pendekatan tersebut
sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal Jawa Barat yang menekankan
pembentukan generasi berkarakter melalui prinsip Cageur, Bageur, Bener, Pinter,
dan Singer. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak
generasi yang cerdas, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan
berbangsa dan bernegara.
"Kami ingin generasi muda
tidak hanya memahami demokrasi secara teori, tetapi juga mampu mengamalkan
nilai-nilai demokrasi dalam sikap, perilaku, dan kehidupan sosialnya,"
ujar Zulkifly.
Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat
itu menambahkan, kegiatan pendidikan demokrasi merupakan bagian dari komitmen
DPRD Jawa Barat untuk hadir di tengah masyarakat dan lingkungan pendidikan guna
membangun budaya politik yang sehat sejak usia sekolah.
Pada kesempatan tersebut, Zulkifly
juga memberikan apresiasi kepada SMAN Tomo yang dinilai berhasil membina
berbagai kegiatan ekstrakurikuler hingga mampu meraih prestasi di tingkat
Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, bahkan nasional.
SMAN Tomo saat ini memiliki beragam
kegiatan ekstrakurikuler, di antaranya Paskibra, Pramuka, Seni, Pecinta Alam,
PMR, IRMA, Bola Voli, Futsal, Karya Ilmiah Remaja (KIR), Paduan Suara, dan
Pencak Silat.
Melalui kegiatan DPRD Mengabdi
dalam Pendidikan Demokrasi ini, diharapkan para siswa semakin memahami
pentingnya partisipasi politik yang cerdas, bertanggung jawab, serta mampu
menjadi generasi penerus yang berkarakter dan berkontribusi bagi kemajuan Jawa
Barat di masa depan. (syaf/sein).