Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Hari Lahir Pancasila 2026, Farhan: Persatuan dan Keadilan Jadi Kunci Indonesia Hadapi Tantangan Global

Senin, 01 Juni 2026 | 19:28 WIB Last Updated 2026-06-02T13:54:36Z
Klik
Wali kota M.Farhan jadi Irup Hari Lahir Pancasila


BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Di tengah dinamika dunia yang diwarnai konflik, ketidakpastian ekonomi, dan perubahan sosial yang semakin cepat, nilai-nilai Pancasila dinilai tetap relevan sebagai fondasi persatuan bangsa sekaligus pedoman dalam membangun perdamaian dunia.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (1/6/2026).

Mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen kebangsaan, toleransi, dan semangat gotong royong di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Menurut Farhan, Pancasila bukan sekadar dasar negara yang lahir pada 1 Juni 1945, melainkan nilai-nilai luhur yang telah hidup dan berkembang dalam perjalanan panjang peradaban Nusantara jauh sebelum Indonesia merdeka.

“Pancasila digali dari akar kehidupan bangsa Indonesia. Nilai-nilai itulah yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara hingga saat ini,” ujarnya.

Farhan menilai, sepanjang sejarah bangsa, Pancasila telah menjadi kompas moral yang menjaga Indonesia tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah gejolak global yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, Pancasila dinilai mampu menjadi jangkar yang menjaga arah pembangunan nasional tetap berpijak pada nilai kemanusiaan, keadilan, dan persatuan.

“Pancasila adalah pedoman abadi bangsa Indonesia. Nilai-nilainya menjadi kekuatan moral yang membimbing kita menghadapi berbagai tantangan global,” katanya.

Perdamaian Harus Dimulai dari Keadilan

Dalam amanatnya, Farhan menekankan bahwa perdamaian dunia tidak hanya dimaknai sebagai absennya konflik atau peperangan. Lebih dari itu, perdamaian harus diwujudkan melalui hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan implementasi sila kedua Pancasila, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yang selama ini menjadi landasan Indonesia dalam membangun hubungan internasional yang damai dan saling menghormati.

“Kita ingin dunia yang lebih baik. Perdamaian sejati lahir ketika keadilan dapat dirasakan oleh semua manusia,” ungkapnya.

Namun demikian, Farhan mengingatkan bahwa keadilan tidak hanya menjadi isu global. Di tingkat lokal, keadilan juga harus diwujudkan melalui pemerataan manfaat pembangunan, akses ekonomi, pendidikan, dan pemanfaatan teknologi yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila

 

Ia menegaskan bahwa kemajuan ekonomi maupun teknologi harus tetap diarahkan oleh nilai-nilai moral Pancasila agar tidak menciptakan kesenjangan sosial yang semakin lebar.

“Kemajuan harus dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh masyarakat. Itulah makna keadilan sosial yang harus terus kita perjuangkan,” tegasnya.

Generasi Muda Diminta Menghidupkan Pancasila

Pada momentum Hari Lahir Pancasila, Farhan juga mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti sebagai slogan seremonial atau sekadar hafalan, melainkan harus tercermin dalam sikap toleran, menghargai perbedaan, menjaga persatuan, serta aktif berkontribusi bagi masyarakat.

“Mari teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan persatuan,” katanya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kota Bandung turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Kota Bandung, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, Legiun Veteran Republik Indonesia, Gerakan Pramuka, serta jajaran Pemerintah Kota Bandung.

Melalui peringatan ini, Pemerintah Kota Bandung berharap semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong semakin mengakar di tengah masyarakat. Sebab, di tengah berbagai tantangan zaman, Pancasila tetap menjadi perekat keberagaman sekaligus fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang damai, adil, dan berkemajuan. (ziz/red).

×
Berita Terbaru Update